Dua Tahun Jadi Wilayah Perairan Warga Darmaraja Gelar Ritual ”Ngarumat Jagat”

34

Perkampungan, perkebunan, sawah dan infrastruktur bahkan sebuah situs sejarah tenggelam. Dua tahun lalu, tepatnya 31 Agustus 2015, kawasan ini diresmikan menjadi Waduk Jatigede oleh Presiden Jokowi.

Untuk mengenang dua tahun tergenangnya daerah Jatigede, tokoh dan warga setempat menggelar budaya Ngarumat Jagat. Selain untuk mengenang wilayahnya yang tergenang, acara Ngarumat Jagat yang dilakukan warga Dusun Cisema, sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya yang dilakukan nenek moyangnya. Di sisi lain, acara ini merupakan upaya untuk menarik wisatawan berkunjung ke Jatigede . Ketua Panitia Penyelenggara Suna Wijaya mengatakan, Ngarumat Jagat merupakan tradisi masyarakat Sunda, khususnya di Kecamatan Darmaraja Kab.Sumedang.

“Ngarumat Jagat mengandung nilai ungkapan rasa syukur kepada Allat SWT. Selain itu juga sebagai upaya menjaga dan melestarikan alam, wadah bersilaturahmi, dan sebagai nilai gotong royong,” ujarnya di Desa Darmajaya, akhir pekan lalu. Selain itu, kata Suna, Ngarumat Jagat ini berbarengan dengan HUT ke 72 RI . Acara yang menjadi ajang pelestarian budaya yang sudah ada sejak zaman nenek moyang, selain diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami juga berharap, melalui kegiatan semacam ini ke depannya dapat memunculkan potensi-potensi yang dimiliki penduduk lokal yang bernilai ekonomi yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Insya Allah, Ngarumat Jagat akan dijadikan sebagai even tahunan,” tuturnya.

Budayawan Sumedang Tatang Sobana menambahkan, Ngarumat Jagat merupakan salah satu rangkaian Kegiatan Festival Jatigede yang sudah dilaksanakan sejak April 2017 lalu, Ngarumat Jagat sekaligus jadi penutup acara Festival Jatigede bertajuk Gelar Tradisi yang dirangkaikan dalam kegiatan Peringatan Hari Jadi Sumedang ke 439.

”Khusus warga Jatigede, mari sama-sama jadikan hal ini sebagai berkah bersama. Dan untuk masyarakat Sumedang, para birokrat, politisi dan lainnya, mari sama-sama jadikan kawasan Jatigede sebagai kawasan destinasi wisata unggulan Kabupaten Sumedang yang dapat membawa kesejahteraan dan mencapai Sumedang Senyum Manis,” ajak Tatang.

Sementara, Bupati Sumedang H . Eka Setiawan mengapresiasi Ngarumat Jagat. Eka berharap, acara yang kelak diselenggarakan setiap tahun dapat terus dilestarikan. Tradisi Ngarumat Jagat, dapat menjadi aset bagi masyarakat sekitar ”Acara ini kiranya dapat djadikan sebagai salah satu manifestasi rasa syukur kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan kemakmuran bagi masyarakat,” ucap Eka. ”Pemkab Sumedang dalam beberapa waktu ke depan Insya Allah akan menjadikan kawasan Jatigede ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus yang tidak hanya bertaraf nasional semata, namun bertaraf Internasional.

Mudah-mudahan dalam beberapa waktu ke depan Pemkab Sumedang dapat segera melaksanakan program ini, sehingga dapat lebih dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Sumedang, khususnya masyarakat di wilayah sekitar Waduk Jatigede,” kata Bupati. (E010) ***