Berpetualang Menikmati Dinginnya Air Terjun Batu Blek

37

Topografi kawasan Tasikmalaya di dominasi oleh pegunungan. Di wilayah ini banyak ditemukan air terjun . Salah satu air terjun yang Mandalawangi kunjungi memiliki panorama alami serta keunikan tersendiri. Air terjun yang dalam bahasa Sunda disebut Curug merupakan salah satu favorit para pelancong terutama pelancong dengan minat khusus.

Pelancong minat khusus ini merupakan  pelancong yang senang dengan destinasi wisata alam. Air terjun yang kita kunjungi  berlokasi di Desa Santana Mekar, Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya,dari pusat Kota Tasikmalaya  berjarak  sekitar 17 kilometer .

Akses jalan cukup baik  hanya sampai kantor kecamatan . Dari sini para petualang akan mendapatkan tantangan sebenarnya. Kendaraan roda empat tidak bisa masuk menuju lokasi karena lebar jalan antara satu meter hingga satu setengah meter  sepanjang 4 kilometer .

Pada 3 km terakhir terdapat jalan yang semakin ekstrim , di daerah ini disarankan menggunakan transportasi lokal berupa ojek karena medan  yang sulit. Kira-kira 1,5 kilometer menjelang lokasi curug kita dihadapkan dengan saluran irigasi berbentuk selokan selebar satu meter. Kondisi hutan ini masih sangat jarang dijamah dan memiliki banyak mitos mistis.

Jika kondisi cuaca mendung sebaiknya tidak meneruskan perjalanan karena beresiko, selain jalan akan licin, ada ancaman longsor. Di akhir perjalanan, kita akan menyusuri jalan batu sekaligus dinding selokan yang menanjak tajam dengan sisi jurang dalam. Jika hujan turun bukan hanya licin tapi debit air yang deras akan menutup jalan batu yang menanjak tersebut dengan kemiringan diatas 70°.

Setelah melalui perjalanan cukup melelahkan, akhirnya terpampang di depan mata pemandangan cantik mempesona. Masyarakat setempat menamakan air terjun  ini dengan nama Curug Batu Blek. Dinamakan Curug Batu Blek karena airnya tercurah dari atas batu besar yang mirip blek (kaleng kerupuk – sunda red) berbentuk persegi.

Daya tarik utama curug ialah pemandangan alami yang jarang dijamah oleh para pelancong. Kondisi ini di dukung oleh ekosistem yang masih terjaga,sehingga debit air cukup besar dan jernih.Melihat jernihnya air , setiap pelancong pasti tergoda untuk  merasakan sensasi dinginnya air pegunungan menerpa tubuh.Untuk para pelancong yang ingin berenang disarankan  berhati – hati karena kedalaman kolam kecil di bawah curug cukup dalam.

Sebagai objek wisata alam tempat ini bisa dijadikan rujukan bagi para penikmat alam bebas. Fasilitas penunjang wisata masih  minim oleh karena itu disarankan bila melancong kesini  harus menyiapkan bekal yang cukup , makanan dan minuman. (E-001) ***