Kereta Masa Depan Didukung Teknologi Pemindai Wajah

64

SEIRING berjalannya waktu, penggunaan teknologi dalam berbagai aktivitas manusia sehari-hari, menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Bahkan di masa depan, masyarakat yang ingin menaiki kereta pun tidak lagi membutuhkan tiket.

Dinukil dari berbagai sumber, Inggris saat ini sedang menguji sebuah inovasi bagi pengguna kereta agar mereka tidak lagi bergantung pada tiket. Melainkan masyarakat bisa membeli tiket melakukan sistem pemindai wajah yang dirancang khusus bagi calon penumpang.

Versi terbaru ini menggunakan dua sinar infrared yang bisa membantu single kamera guna mendeteksi tekstur dan orientasi pada setiap pikselnya. Sistem ini sendiri dikembangkan oleh Bristol Robotics Lab yang juga sebagian didanai oleh pemerintah dan pihak swasta.

Professor di Bristol Robotics Laboratory, Lyndon Smith mengatakan bahwa setiap manusia memiliki wajah yang unik dalam tiga dimensi (3D) sebenarnya.

“Bahkan seorang anak kembar sekalipun juga mereka itu unik,” ungkapnya.

Cara kerja teknologi ini sendiri yakni kamera yang disediakan bisa mendeteksi wajah Anda, bahkan saat Anda menggunakan kacamata. Kemampuan scanning yang dilakukan oleh kamera itu pun nyaris sempurna menyerupai wajah Anda.

“Mereka tertarik dalam menjadikan teknologi menjadi terdepan dan memperkenalkannya. Hal ini bisa Anda bayangkan jika Anda bisa membuang gerbang masuk yang ada di Victoria Station, ada banyak potensi yang meningkat,” jelas Professor Smith.

Professor Smith menerangkan penggunaan sistem pemindai wajah ini bisa membantu penumpang cepat melakukan transaksi.

“Bisa Anda bayangkan, sebagai contoh hanya perlu untuk menunjukkan wajah Anda pada sistem daripada memiliki sebuah tiket untuk naik kereta. Saya pikir, ini mungkin cara terbaru di masa depan dalam proses pembayaran,” tambahnya. (C-003)***