Awal Terciptanya Motor Harley Davidson Dibuat dari Kaleng Bekas

73

Di Indonesia motor yang dikenal banyak dimiliki kalangan ”juragan” , tidak dinyana awalnya dibuat dari kaleng bekas . Itulah awal terciptanya motor Harley Davidson. Sejarah motor Harley Davidson dimulai di Milwaukee pada tahun 1903.

Saat itu, Bill Harley dan Arthur Walter Davidson membuat sebuah motor satu silinder. Motor tersebut ada yang membelinya. Tahun 1905, mereka membuat 11 unit . Kemudian, pada tahun 1908 meningkat menjadi 154 unit . Setelah itu , akhirnya mereka memiliki sebuah pabrik motor dengan kontruksi bangunan terbuat dari kayu (papan) dan yang membuat adalah ayah dari Davidson. Pabrik kecil ini berkembang, bahkan salah satu anggota keluarga Davidson, yakni William ikut bergabung dan merekrut 20 orang karyawan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

Tahun 1909, Bill Harley membuat proyek mesin V twin 1000 cc. Saat itu mesin ini bisa menghasilkan 7 horsepower. Mesin dengan konfigurasi V-twin 45 derajat menjadi ciri khas dari motor Harley-Davidson (HD).  Tahun 1910 , HD memasang logo yang legendaries ”Bar and Shield” di motor produknya. Pada tahun ini, beberapa lomba balap motor, ketahanan motor dan lomba naik bukit dimenangkan oleh Harley-Davidson. Tahun 1912 di Amerika Serikat sudah berdiri lebih dari 200 dealer penjualan HD.

Tahun 1915 mulai diperkenalkan transmisi sliding gear 3 kecepatan. Tahun 1917, satu dari tiga motor digunakan untuk kepentingan militer Amerika Serikat. Pada tahun berikutnya, jumlah yang dikirim untuk kepentingan militer meningkat menjadi 50 % dari total produksi. Pada akhir tahun itu, diperkirkan lebih dari 20.000 unit motor Harley Davidson dipakai pihak militer.

Sekitar tahun 1940 -an, adalah masa-masa patriotik bagi Harley Davidson, karena semua produksi ditujukan untuk membantu pihak militer berperang. Bahkan pada tahun 1941, produksi Harley Davidson untuk sipil dihentikan, semua produksi diarahkan untuk kebutuhan militer. Baru kemudian pada tahun 1945 produksi untuk sipil dibuka kembali. Tahun 1950-an Harley Davidson kalah bersaing , saat itu Inggris menguasasi 40 % pangsa pasar motor model Triumph. Tahun 1969, Harley Davidson sempat merger dengan American Machine and Foudry Compaly (AMF). Tetapi kualitas yang dihasilkan sangat menurun, sehingga produk Super Glide dan SLCR Caferacer pada tahun 1970 mendapat nama yang buruk.

Kemudian manjemen Harley Davidson keluar dari merger dan bertekad menghasilkan motor modern tetapi tetap bercirikan Harley Davidson. Awal tahun 1970-an merupakan periode revolusi bagi Harley Davidson. Tahun 1971, tipe cruiser lahir bercirikan mesin yang sporty tetapi sasis dan penggerak tetap memakai produk tipe Flathead. Tahun 1973, operasi perakitan dipindah ke lokasi baru di Pennsylvania. Tahun 1977,diperkenalkan FXS Low Rider dan LHS Electra Glide. FXS merupakan tipe posisi tempat duduk yang rendah (sehingga dikenal dengan istilah : Low Rider).

Pada tahun 1990-an, diperkenalkan desain Fat Boy. Nama Fat Boy diambil dari kombinasi nama pesawat pembom yang menjatuhkan bom atom di Hirosima dan Nagasaki, yaitu pesawat pembom : ”Fat man” dan ”Little Boy”. Tahun 1994 adalah masa Harley-Davidson masuk ke era model superbike dengan meluncurkan tipe : VR1000. Saat ini di Amerika Serikat, Harley-Davdson menguasai 62 % pangsa pasar motor dengan cc di atas 850 cc menandai Harley-Davidson sebagai satu-satunya motor bangsa Amerika. (B-003/BBS) ***