Pendapatan Pemprov Jabar 2018 Diprediksi Lebih dari Rp 22 Triliun

34

BISNIS BANDUNG- Pendapatan daerah Jawa Barat tahun 2018 diperkirakan mencapai lebih dari Rp 22,215 trilun . Mengalami kenaikan Rp 945,72 miliar atau naik 4,45%, dibandingkan target pada APBD murni tahun 2017 sebesar Rp 21,269 triliun . Pendapatan daerah bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), diperkirakan Rp 17,584 triliun , meningkat Rp 1,060 triliun , naik 6,42% dibandingkan target pada APBD murni 2017 sebesar Rp 16,524 triliun.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2018 berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018 dan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan DPRD Jabar tentang kebijakan Umum (KU) APBD Tahun Anggaran 2018 serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2018.

Tahun 2018 merupakan tahun kelima pelaksanaan RPJMD Provinsi Jawa Barat periode 2013-2018. Oleh karena itu, penyusunan RAPBD tahun anggaran 2018 merupakan sebuah momentum sangat penting untuk melaksanakan pembangunan di Jawa Barat. “Kebijakan Pembangunan 2018 menuju pada pembangunan manusia, peningkatan daya saing daerah, serta kemandirian masyarakat,” katanya pada Rapat Paripurna, di Gedung DPRD Jabar, Jl. Diponegoro Bandung, Senin (18/09/2017).

Dipertegas Wagub , dari berbagai aspek, baik yang berkaitan dengan upaya intensifikasi maupun ekstensifikasi terhadap sumber-sumber pendapatan, pendapatan daerah tahun 2018 akan mencapai Rp 22,215 triliun lebih, mengalami kenaikan Rp 945,72 miliar lebih atau naik 4,45%, dibandingkan target pada APBD murni 2017 Rp 21,269 triliun . Kemudian, lanjut Wagub , pendapatan yang berasal dari dana perimbangan diperkirakan lebih dari Rp 4,599 triliun , serta lain-lain pendapatan yang sah diperkirakan Rp 31,118 miliar. Sektor ini mengalami peningkatan Rp 1,428 miliar lebih atau naik 4,81% diban­dingkan target APBD murni 2017 sebesar Rp 29,690 miliar .

Sementara itu, Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 diperkirakan Rp 24,215 triliun lebih. Penyusunan belanja diprioritaskan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing Perangkat Daerah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. “Tahun 2018 merupakan tahun politik, dengan adanya pelaksanaan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati/Walikota di 16 kabupaten/kota se Jawa Barat secara serentak.

Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota wajib memberikan dukungan pendanaan bersama untuk pelaksanaan Pemilukada tersebut,” ujar Wagub.
“Saya sangat berharap rencana APBD tahun anggaran 2018 dapat ditetapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujar Wagub menambahkan. (B-003)***