Petugas Gabungan Sidak Sejumlah Apotek

50

Sebagai upaya untuk mewaspadai peredaran pil paracetamol caffeine dan carisoprodol atau pcc, satnarkoba polres Cimahi bersama BNNK dan Dinas Kesehatan kota Cimahi, sidak ke sejumlah apotek, Rabu siang. Dalam sidak tersebut, tidak ditemukan peredaran pil pcc. Namun, petugas mengingatkan apotek untuk mewaspadai peredaran pil tersebut, dengan menempelkan surat imbauan, di sejumlah apotek yang telah disidak.

Petugas gabungan dari satnarkoba polres Cimahi, BNNK, dan Dinas Kesehatan kota Cimahi, sidak ke sejumlah apotek, Rabu siang. Dalam sidak ini, petugas langsung memeriksa tempat penyimpanan obat-obatan ke sejumlah apotek. Dalam sidak tidak ditemukan pil pcc. Namun, petugas mendata sejumlah obat-obatan yang mengandung unsur psikotropika, yang dijual di apotek tersebut.

Kasat narkoba polres Cimahi, Akp Wahyu Agung menuturkan, kegiatan ini sebagai upaya mengantisipasi dan mewaspadai peredaran pil pcc yang ramai diperbincangkan, dan telah menelan korban jiwa di daerah lain, serta memfokuskan pada imbauan untuk mewaspadai peredarannya.

Sedangkan kasi kefarmasian dinas kesehatan kota Cimahi, Elly Herlia mengatakan, kegiatan ini berupa pengecekan izin apotek dan izin operasi apoteker. Selain itu, pihaknya juga mengecek izin obat-obatan yang mengandung bahan psikotropika. setelah sidak, pihaknya menyatakan Cimahi bebas dari dari pcc.

Selain di kota Cimahi, satnarkoba polres cimahi pun sidak ke kabupaten Bandung Barat. Diharapkan, imbauan ini dapat membuat masyarakat lebih sadar, akan bahaya penyalahgunakan obat-obatan.

Algi Muhammad Gifari, BandungTV.