Induk Perusahaan Google, Kucurkan Dana Rp13 Triliun ke Rival Uber?

46

INDUK perusahaan Google, Alphabet, dilaporkan sedang dalam tahap pembicaraan untuk menginvestasikan dana senilai USD1 miliar atau sekira Rp13 triliun. Dana yang cukup fantastis itu akan dikucurkan kepada perusahaan transportasi online, Lyft.

Menurut laporan Axios, pembicaraan investasi itu langsung dikepalai oleh kepala eksekutif di Alphabet. Sumber dananya sendiri, kemungkinan akan berasal dari Google atau CapitalG yang merupakan divisi penanaman modal di Alphabet.

Sayang, menurut Business Insider yang dikutip BB pada Senin, (18/9/2017), Lyft dan Alphabet sama-sama bungkam dan tak menanggapi kabar tersebut.

Sebelumnya kedua perusahaan memang telah memiliki kesepakatan. Pada Mei lalu, divisi pengembangan mobil otomatis Alphabet, Waymo, melakukan penandatanganan dalam kolaborasi bersama Lyft.

Kemudian pada Juli, Lyft mengumumkan bahwa mereka telah membentuk divisi khusus mobil otomatis yang berbasis di Palo Alto, California. Rival dari Uber itu mengatakan bahwa Waymo menjadi salah satu rekan kerja yang terlibat di dalamnya.

Kerja sama itu telah dibicarakan oleh Lyft pada tahun lalu. Saat itu mereka mengumumkan rencananya untuk memperluas penggunaan mobil otomatis. Investasi dari Google dikatakan bisa membantu Lyft agar bersaing dengan Uber.

Sebagaimana diketahui, Uber sendiri saat ini sedang mengembangkan mobil otomatis. Namun proyek tersebut sembat tersandung masalah dengan Google. Mantan karyawan Waymo yang pindah ke Uber dituduh mencuri teknologi milik Google. (C-003)***