JPU Tolak Saksi Dari Buni Yani

35

Jpenuntut umum kejaksaan tinggi jawa barat menolak saksi ahli, yang dihadirkan tim kuasa hukum buni yani, pada sidang lanjutan perkara dugaan pelanggaran undang-undang i-t-e, Selasa siang. JPU menilai, saksi yang dihadirkan tidak memenuhi klasifikasi untuk dimintai keterangan sebagai ahli. Bentuk penolakan jaksa dilakukan dengan aksi bungkam, dan tidak menyampaikan pertanyaan maupun sanggahan, selama persidangan berlangsung.

Sidang lanjutan perkara dugaan pelanggaran undang-undang informasi dan transaksi elektronik dengan terdakwa buni yani, kembali digelar Pengadilan Negeri Bandung, di gedung perpustakaan pemkot Bandung, Selasa siang.

Dalam sidang beragendakan keterangan saksi, tim kuasa hukum terdakwa menghadirkan seorang ahli informatika dari universitas Gunadarma, bernama Hamdani, untuk dimintai  keterangan mengenai jejak rekam unggah maupun unduhan terdakwa Buni Yani di akun sosial media facebook.

Namun kehadiran saksi ahli tersebut ditolak jaksa penuntut umum kejati Jabar. Jaksa menilai, saksi yang dihadirkan tidak memenuhi klasifikasi untuk dimintai keterangan sebagai ahli. bentuk penolakan jaksa pun dilakukan dengan aksi bungkam, dan tidak menyampaikan pertanyaan maupun sanggahan selama persidangan berlangsung.

Memasuki pekan ke-14, materi persidangan perkara pelanggaran undang- undang  i-t-e yang menjerat Buni Yani, masih seputar pencarian fakta-fakta yang digali dari  keterangan para saksi.  Sidang pun akan dilanjutkan selasa pekan depan, dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Yuwana Kurniawan, BandungTV.