Trik Ampuh Sinyal WiFi di Rumah Ngebut

63

SEBAGIAN dari kita tentu kadang merasa kesal saat jaringan WiFi di rumah jadi lemot. Hal ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, tapi ketahuilah bahwa sebenarnya pintu rumah, dinding, jendela, merupakan hambatan bagi sinyal WiFi.

        Berikut adalah beberapa tips penempatan router untuk menjaga agar sinyal tetap bergerak, sebagaimana dilansir melalui laman Consumerreports, Senin 18 September 2017.

  1. Semakin tinggi makin naik

        Jika Anda tinggal di rumah berlantai dua, menempatkan router di lantai dua dipercaya mampu meningkatkan jangkauan koneksi yang lebih luas. Antena perangkat bekerja seperti payung. Semakin tinggi Anda meletakkannya, semakin banyak cakupan yang Anda dapatkan di bawahnya.

        Pintu dan dinding juga menjadi penghambat sinyal WiFi. Bila router ditempatkan di ruangan dengan pintu tertutup, buka saja, karena semakin dekat router ke pusat rumah, semakin baik sinyal yang Anda terima.

  1. Pindahkan penerima

        Sama halnya dengan router, penempatan perangkat penerima sinyal WiFi juga penting untuk dipikirkan. Sebagai permulaan, jangan menaruh Apple TV di lemari yang diletakkan di balik pintu tertutup. Pindahkan saja perangkat tersebut beberapa inci ke belakang, ke depan, atau ke samping.

  1. Antena telinga kelinci

        Anda mungkin menemukan delapan antena pada sebuah router. Keberadaan mereka tidak hanya membuat perangkat terlihat mengesankan, tapi untuk membuat perbedaan. Sebagai contoh pada router 802.11ac. Perangkat ini benar-benar dapat memisahkan sinyal, menarik sinyal-sinyal itu dari sebuah perangkat video streaming ke satu antena dan perangkat yang digunakan untuk browsing.

        Karena sinyal WiFi terpental di seluruh rumah, Anda harus mengutak-atik satu antena sekaligus. Gunakan teknik lama, yaitu antena TV telinga kelinci. Jika menggeser antena pertama tidak memperbaiki WiFi, lanjutkan ke antena kedua, ketiga, dan seterusnya.

        Apabila Anda tidak melihat keberadaan antena di router Anda, maka bukan berarti router itu tidak ada antenanya. Antena-antena ini mungkin tersimpan di dalam perangkat. Untuk mengarahkannya, cukup putar router atau ubah orientasi dari horizontal ke vertikal atau sebaliknya. (C-003)***