Agrowisata Taiwan Bidik Turis Muslim Indonesia

25

INDUSTRI wisata pertanian dan perkebunan (agrowisata) Taiwan gencar merambah pasar Asia. Salah satu yang belakangan ini serius digarap yaitu pasar Indonesia.

Asosiasi industri agrowisata Taiwan alias Taiwan Leisure Farm Development Association (TLFDA) menargetkan sekitar 10.000 pengunjung dari Indonesia pada tahun ini. Target tersebut naik dibandingkan pencapaian tahun lalu sekitar 7.000 pengunjung.

Sekadar gambaran, sebagai asosiasi, TLFDA membantu mengembangkan kualitas layanan, brand images hingga pemasaran leisure farm anggotanya. Saat ini, TLFDA memiliki 170 anggota. Jumlah itu sudah sekitar 56% dari seluruh leisure farm yang ada di Taiwan.

Calem Ngan, International Marketing Secretary TLFDA mengatakan, Indonesia dan pelancong muslim merupakan target pasar yang baru dikembangkan. Meski begitu, tahun lalu, jumlah kunjungan turis muslim Indonesia ke wilayah Taiwan sudah mencapai 1.900 orang, atau sekitar 27,14% dari total turis asal Indonesia yang berkunjung ke Taiwan.

“Target tahun ini, diharapkan mencapai 2.800 turis muslim Indonesia,” kata Calem kepada wartawan.

Itu sebabnya, pelaku agrowisata Taiwan berupaya menyediakan fasilitas wisata yang bersahabat dengan pengunjung muslim. Sejauh ini, sudah ada tujuh agrowisata yang mengantongi sertifikat halal dari Chinese Muslim Association (CMA).

Ketujuh agrowisata itu, adalah Shangrilla Leisure Farm, Toucheng Leisure Farm dan Tea and Rice Resort di Distrik Yilan. Lalu, Taiyi Ecological Leisure Farm dan Forest 18 Leisure Farm di Distrik Nantou. Serta, Long Yun Leisure Farm di Distrik Ciayi, dan Zhuo Ye Cottage Farm di Distrik Miaoli.

“Target kami dapat mencapai setidaknya 10 farm yang memiliki sertifikat halal hingga 2018 mendatang,” ungkap Calem.

Untuk mendapatkan sertifikasi halal, pemilik farm harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti dapur, ruang makan dan peralatan yang terpisah untuk menu halal, hingga bahan makanan halal.

Sebelum menerbitkan sertifikasi halal, CMA akan meninjau langsung lokasi farm. Pengelola agrowisata tersebut juga harus mengikuti kursus khusus layanan untuk muslim. Adapun, sertifikasi halal agrowisata berlaku setahun. (C-003/kntn)***