Status Awas, Gunung Agung Belum Tentu Meletus

35

Status Gunung Agung yang telah menjadi awas, banyak dikhawatirkan masyarakat luas, khususnya warga Bali. Salah satu ahli gunung api yang juga mantan kepala pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi, Surono mengatakan, meletusnya gunung agung tidak dapat diprediksi. namun, warga harus menjauh sembilan kilometer dari arah gunung Agung, serta tidak termakan informasi yang tidak benar atau hoax.

Setelah tertidur selama 54 tahun, aktifitas gunung Agung di pulau Bali telah kembali bangun. Gunung api tersebut pun telah berstatus awas. Salah satu ahli gunung api yang juga mantan kepala pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi, Surono menyatakan, gunung Agung yang telah berstatus awas tidak dapat diperkirakan kapan akan meletus.

Surono mengatakan, belum ada alat yang dapat mendekteksi kapan gunung api akan meletus. Gunung Agung yang statusnya telah menjadi awas, belum tentu akan meletus. Namun, pria yang saat ini aktif sebagai kepala geologi di Kementrian ESDM ini mengimbau, agar warga sekitar menjauhi gunung Agung pada radius sembilan kilometer.

Saat ini, di Indonesia, ada dua gunung api yang berstatus awas, yaitu agung dan Sinabung. Meskipun masih mengeluarkan erupsi, gunung sinabung tak akan berhenti meletus dalam waktu dekat ini. Surono menambahkan, saat ini belasan gunung api berstatus waspada, seperti Marapi di Sumatera Barat, Rokatenda, beberapa gunung di Halmahera.

Surono mengimbau, agar warga ataupun pengungsi beraktivitas seperti biasa, jangan termakan informasi atau isu yang sumbernya tidak jelas.

Yuwana Kurniawan, BandungTV.