Berkas Perkara SRN Dilimpahkan ke Kejaksaan

25

Ujaran kebencian kepada kepala negara dengan tersangka  SRN, dilimpahkan dari kejaksaan agung  ke Kejaksaan Negeri Cianjur, Kamis siang. Kini, tersangka srn mendekam di sel tahanan titipan kejaksaan di lapas Cianjur, selama dua puluh hari.

Tim jaksa dari Kejasaan Agung dan penyidik Mabes Polri langsung menuju ruangan tahap dua pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Cianjur, bersama tersangka SRN, Kamis siang. Tim menyerahkan berkas dan barang bukti kasus ujaran kebencian kepada kepala negara yang dilakukan SRN. Setelah pemeriksaan berkas yang dianggap sudah lengkap, tersangka yang memakai baju tahanan dan  didampingi pengacara, dibawa menuju lapas Cianjur sebagai tahanan titipan kejaksaan.

Dihadapan awak media, tersangka mengatakan, perbuatan itu sebagai bentuk kepedulian terhadap negara yang selama ini ia rasakan tidak ada kemajuan dibawh pimpinan presiden Jokowi. Tersangka juga membantah keterlibatannya bergabung bersama saracen. Perbuatannya itu dilakukan dengan inisiatif sendiri, tanpa bayaran dari manapun.

Menurut plh kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Muhammad Idris Fartoyo Sihite, sidang akan dipercepat sebelum dua puluh hari masa penahanan selesai. Tersangka dijerat pasal pidana empat puluh lima  ayat dua junto pasal dua delapan ayat dua tentang informasi dan transaksi elektronik.

Kini, selama dua puluh hari, tersangka harus mendekam di sel tahanan Lapas Cianjur, sebagai tahanan titipan kejaksaan negeri Cianjur.

Heri Setiawan, BandungTV.