Presiden Perintahkan Proyek BIJB Bisa Selesai Juni 2018

23

BISNIS BANDUNG- Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang beradadi Kabupaten Majalengka, sangat diharapkan sudah rampung bulan Juni 2018, sehingga keberadaannya bisa segera dimanfaatkan untuk pemberangkatan haji. “Presiden mau BIJB selesai Juni tahun depan, karena bandara ini sangat penting” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan di Majalengka, pekan ini.

Dia berujar presiden juga memerintahkan agar bandara tersebut sudah digunakan saat pelaksanaan ibadah haji 2018 Menurut dia, kedatangannya ke BIJB Kertajati adalah salah satu tindak lanjut pertemuan yang dilakukan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Jakarta beberapa waktu lalu. “Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kami di Jakarta beberapa waktu lalu dan kami ingin penyelesaian BIJB cepat,” tuturnya. Dia menambahkan pembebasan tanah sebagai penunjang bandara harus secepatnya, agar pembangunan ini sesuai dengan target yaitu pada bulan Juni 2018. Permasalahan pembebasan tanah, kata Luhut, merupakan wewenang dari Bupati dan Bupati juga sudah berjanji bisa secepatnya membebaskan tanah yang ada di sekitarnya. “Saya sudah meminta harus selesi, ini tidak bisa ditunda-tunda,” katanya lagi.

Sempat diungkapkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dua periode yang akan meletakan masa jabatannya tahun depan bahwa selama waktu itu tersisa ingin me­rampungkan beberapa proyek infrastruktur, di antaranya BIJB.  Begitu juga sejumlah jalan tol diharapkan bisa segera rampung, seperti Tol Soroja dan Tol Cisumdawu yang saat ini masih terus dalam proses pembangunan.

Selain itu, infrastruktur yang diharapkannya bisa segera rampung adalah tempat pengolahan dan pemrosesan akhir sampah (TPPAS) baik di Nambo atau di Legok Nangka. Sehingga Jawa Barat bisa memiliki tempat pengolahan sampah yang bisa bermanfaat untuk energi. Ia sangat berharap sejumlah program infrastruktur seperti Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati serta Gedung Kesenian Jawa Barat bisa segera terwujud.

Sehingga bisa pembangunan yang sekaligus dapat menyejahterakan rakyat. Aher juga mengaku ingin fokus pada pembangunan swadaya manusia di pendidikan dan kesehatan.
Serta ketahanan pangan yang berbasis protein untuk menyukseskan kebutuhan gizi masyarakat Jawa Barat. Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan, percepatan pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka menunggu peran bupati setempat dalam penyelesaian pembebasan lahan untuk akses jalan bandara.

“Termasuk pembangunan akses jalan tol supaya bisa langsung ke BIJB ini uangnya sudah ada, pembebasan lahannya sudah siap, tinggal peran Bupati,” kata Deddy Mizwar saat meninjau pembangunan BIJB bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Ia menuturkan, pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati (BIJB) dapat diselesaikan secepatnya termasuk kesiapan anggaran untuk proses penyelesaiannya.
Bahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, telah melakukan pengukuran sepanjang kurang lebih 2 kilometer untuk persiapan pembangunan jalan non-tol.

Target pembangunan itu, kata dia, supaya calon jamaah haji 2018 bisa diberangkatkan dari Bandara Kertajati. “Mimpi pemerintah, Bandara Kertajati akan menjadi pusat logistik karena dekat dengan Tambun, Cirebon, Bandung. “Untuk jalan ke selatan ke Cigatas, Garut, Genteng, Cisolok dan lainnya,” katanya. (B-002)***