Aplikasi Play Store Dihapus Google?

22

GOOGLE diketahui telah melakukan aksi ‘bersih-bersih’ di toko aplikasi Play Store dan sebanyak 50 aplikasi menjadi korbannya. Bukan tanpa alasan, Google menghapus aplikasi tersebut karena membahayakan 5.000 pengguna Android.

Melansir Ars Technica, Senin (3/10/2017), 50 aplikasi tersebut ditemukan oleh perusahaan riset Check Point yang melaporkan adanya ancaman malware. Program jahat yang ada di dalam aplikasi diketahui secara diam-diam mengupload nomor telepon, lokasi, dan pengenal perangkat keras unik ke server yang dikendalikan oleh penyerang.

Dari data yang tertera di Play Store, jumlah unduhan yang dimiliki oleh aplikasi tersebut mencapai satu juta hingga 4,2 juta kali. Malware yang mengancam pengguna Android tersebut bernama ExpensiveWall.

Nama ExpensiveWall berasal dari salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh, yakni LovelyWall. Cara kerja malware ini dapat mengompres atau mengenkripsi file sebelum diunggah ke Google Play Store. Oleh karena itu Google sempat tak mengetahui adanya program jahat tersebut.

“ExpensiveWall saat ini dirancang untuk menghasilkan keuntungan dari korbannya, malware serupa dapat dengan mudah dimodifikasi untuk menggunakan infrastruktur yang sama untuk menangkap gambar, merekam audio, dan bahkan mencuri data sensitif dan mengirim data ke perintah dan kontrol server,” ungkap Check Point.

Bahkan setelah Google menghapus aplikasi dari Play Store, banyak ponsel yang menjadi korbannya akan tetap terinfeksi sampai pengguna menghapus aplikasi berbahaya tersebut. Untuk daftar aplikasinya sendiri tertera di alamat blog.checkpoint.com.

“Karena malware ini mampu beroperasi tanpa suara, semua aktivitas terlarang ini terjadi tanpa sepengetahuan korban, mengubahnya menjadi alat mata-mata utama.” ungkapnya. (C-003)***