IBBW 2017 Meriah Dihadiri Bikers Mancanegara

19

Para penghobi Harley Davidson tumpah ruah di Kota Bandung selama 3 hari, 29 September -1 Oktober 2017. Ribuan pengguna Harley dan motor besar dari berbagai komunitas seantero Indonesia dan penghobi Harley Davidson dari 14 negara berkumpul memeriahkan sebuah gelaran rutin dua tahunan milik komunitas HDCI Bandung yang kini mempunyai nama International Bandung Bike Week (IBBW) 2017. Kegiatan gathering komunitas penghobi motor lansiran Amerika ini dipusatkan di Click Square Jalan Naripan Bandung. Tema yang diusung dalam International Bandung Bike Week 2017 ini, ”Ride For The Culture”. Tema ini sebagai upaya memperkenalkan kepada para bikers seantero Indonesia dan mancanegara mengenai tradisi dan seni budaya yang ada di Jawa Barat. Sebuah tema sensasional serta mampu menjadi daya tarik para bikers maupun masyarakat umum untuk datang di acara ini.

Ketua HDCI Kota Bandung Jonni BS Nugroho mengungkapkan, “Ride For The Culture” mempunyai arti kolosal antara bikers dengan alat dan kesenian khas Jawa Barat . ”Sebagai ciri bikers kembali ke fitrah, berbudaya di jalan raya untuk menghapus kesan arogansi bikers,” ungkap Jonni, Sabtu (30/9/2017). Selain itu, kata Jonni, HDCI Kota Bandung juga otomatis mempromosikan potensi pariwisata yang ada serta menunjukkan budaya dan kese­nian khas Jawa Barat khususnya kepada luar negeri.

Sudah sejak hari Jumat, para bikers telah hadir dan mengikuti serangkaian kegiatan. Salah satu- nya rolling thunder mengelilingi Kota Bandung dan singgah di Gedung Sate untuk acara prosesi pembukaan Bandung Bike Week yang dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Ahmad Heryawan menyambut baik atas kedatangan bikers di Jawa Barat. Kedatangan bikers ini dinilai sekaligus memeriahkan HUT ke-72 Jawa Barat. Gubernur yang akrab disapa Aher ini mempersilakan para bikers berwisata menjelajahi Jawa Barat.

“Kegiatan kita semakin semarak, semakin sempurna urusan kita hari ini. Memang kalau ingin merasakan keramah-tamahan rakyat yang penuh senyuman, sangat tepat bikers datang ke Jabar,” kata Aher yang dalam kesempatan tersebut memakai rompi HDCI.
Aher mengatakan sangat meng- apresiasi semangat HDCI dalam mengkampanyekan keselamatan lalu lintas dan keberpihakannya pada budaya dan seni Jawa Barat. Hal ini ditunjukkan dengan HDCI yang menggelar even permainan angklung, jaipong, dan rampak kendang secara kolosal.

Ajang komunitas motor besar yang dihadiri oleh bikers dari sejumlah negara, seperti Malaysia, Jepang, Australia, Thailand, Inggris, Amerika Serikat, Brunei, Filipina, sampai Australia ini sebagai ajang silaturahmi serta berbagi pengalaman. Menurut Nanan Soekarna selaku Ketua Umum Harley Davidson Indonesia (HDCI), pihaknya berupaya mendukung perkembangan budaya dan kesenian di Jawa Barat. Selain itu, berupaya juga meningkatkan gairah industri pariwisata dan industri kreatif di Jawa Barat, terutama Bandung.

“Ada sekitar 1.000 bikers mendatangi Bandung, dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara,” ujar Nanan. Nanan berharap, kedatangan komunitas penggemar motor besar ke Bandung mampu mendukung sektor pariwisata Jawa Barat. Berbagai rangkaian acara digelar menjadi magnet bagi para bikers dan pengunjung lainnya yang hadir dengan berbagai motivasi. Namun, nilai persaudaraan serta kumpul sebagai ajang silaturahmi tetap menjadi acuan utama.

Selama tiga hari penyelenggaraan, para bikers yang hadir disuguhi live music, games interaktif, serta eksibisi bela diri yang memberikan tontonan menarik dan juga seru.
Acara puncak menjadi sesi yang sangat ditunggu. Tema ”Ride For The Culture” menyuguhkan sebuah pertunjukan, antara lain tari Jaipong yang dikolaborasikan dengan rampak kendang serta suara knalpot motor Harley yang dipandu oleh seorang konduktor dan juga Arranger tekenal Oni Krisnerwinto.

Pertunjukan dilanjutkan dengan memadukan alat kesenian angklung dan rampak kendang dalam suguhan pagelaran Colossal antara Bikers dengan alat kesenian, tarian seni budaya, serta suara nyentrik khas dari Isa Raja yang didukung oleh desain panggung dengan sound system serta tata pencahayaan menarik layaknya sebuah konser besar, hingga menjadi daya tarik yang unik dan sekaligus memiliki nilai jual tersendiri bagi perhelatan International Bandung Bike Week 2017 yang mungkin akan dikenang sepanjang masa. (E-002)***