Bisnis Enterprise Operator Diprediksi Kian Seksi

206

TAK cuma fokus di bisnis ritel dan konsumen, Telkomsel kini mulai gencar membangun kembali bisnis enterprise yang cukup lama tak tersentuh. Bisnis ini pun diprediksi akan seksi di kalangan operator telekomunikasi.

Seperti diutarakan VP Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel Arief Pradetya, pihaknya melihat bahwa enterprise bisa menjadi salah satu segmen dengan pasar yang bisa tumbuh double digit.

“Sekarang kan semua orang melakukan transformasi digital. Ketika orang melihat OTT (Over the Top) bisa sukses dengan tepat dan mengambil strategi digital, maka mau UKM (usaha kecil menengah) atau perusahaan besar pasti mengarah ke sana,” ujar Arief.

Diakui Arief, saat ini sumbangsih enterprise untuk pendapatan Telkomsel masih sangat kecil. Bila semuanya digabungkan, termasuk layanan IoT, M2M, hingga Big Data, Arief menyebut sumbangsihnya baru mencapai 3%. Persentase ini dihitung dari pendapatan Telkomsel dalam setahun.

“Masih kecil karena Telkomsel memang besar di ritel dan consumer. Bedanya sama consumer atau ritel, korporasi atau UKM mereka mau untuk membayar,” ucap Arief.

Ketika berbicara persaingan dengan operator telekomunikasi lain, Arief mengaku tak gentar. Dia pede penawarannya bakal dilirik pelaku UKM. Hal ini karena Arief yakin nama besar Telkomsel dengan layanan menjangkau hingga ke pelosok menjadi daya pikatnya. (C-003/rns)***