Pelaku UMKM Apresiasi Program Kredit Senyum Manis

20

BISNIS BANDUNG – Pelaku UMKM dituntut berani bersaing dan lebih melakukan berbagai inovasi dalam memproduksi barang yang akan dijualnya, baik bahan baku makanan maupun pakaian harus benar benar berkualitas, meski penjualannya di tingkat lokal. Dalam kunjungan kerja ke Desa Haurngombong Kecamatan Sukasari, Bupati Sumedang melihat langsung dan mencoba beberapa produk makanan olahan yang dibuat dan dihasilkan masyarakat setempat. Di wilayah Desa Haurngombong Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang, terdapat sejumlah industri produk olahan makanan hasil bumi yang jadi ladang usaha i masyarakat maupun pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah.

Produk olahan yang diproduksi masyarakat daerah ini karena hasil bumi di daerah ini cukup melimpah dan menjadi penghasilannya . Bupati mengatakan, produksi pelaku UMKM di Desa Haurngombong,hasilnya banyak yang dijual ke kota kota besar di Jawa Barat.Bupati meminta agar pelaku usaha , selain menjual juga memperhatikan segi kemasannya.

” Produk kuliner warga Desa Haurngombong paling terkenal adalah ubi cileumbu,susu murni dan singkong yang banyak diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. ”Cuma jangan berbangga dan berpuas diri dulu,soalnya kalau kemasannya kurang menarik. Apalagi di era masyarakat ekonomi ASEAN, kita bisa terlibas oleh produk lain yang cara pengemasannya menggunakan alat yang serba canggih,” ujar Bupati , Senin (6/11/17) di Aula Desa Haurngombong.

Dikatakan Bupati, pihaknya beserta jajarannya akan membantu warga masyarakat pelaku UMKM wilayah perdesaan dengan memfasilitasi kredit melalui sejumlah bank yang ditunjuk pihak Pemkab dengan angsuran cukup ringan. Selain itu secara teknis, pelaku UMKM yang membutuhkan modal akan didampingi oleh pihak petugas Diskoperindag Sumedang untuk memudahkan pengajuan kredit. Kunjungan Bupati ke Desa Haurngombong dalam rangkaian memperkenalkan program Kesuma ( Kredit Senyum Manis) bagi para pelaku UMKM di perdesaan .

”Melalui program Kesuma, maksimal kredit bagi para pelaku UMKM Rp 5 juta dengan bunga r 6 % per- tahunnya,” ucap Bupati. Bupati memberikan pilihan kepada para pelaku UMKM, selain Kesuma juga ada program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 9 %/tahun melalui bank pemerintah maupun swasta yakni BNI,BRI,BTPN dan Mandiri.

Dalam kesempatan tersebut Kades Haurngombong Cecep Saepudin menyambut baik upaya pemerintah dalam memajukan pelaku UMKM di desanya. Apalagi dengan penawaran dari pihak Pemkab Sumedang dalam membantu masalah permodalan yang selama ini sering dihadapi pelaku UMKM l. ”Kami sangat mengapresiasi program Kesuma, semoga para pelaku UMKM di desa kami lebih terbantu, terutama dalam hal permodalan yang selama ini saya nilai selalu sulit untuk mendapat -kannya. Melalui program Kesuma diharapkan tidak ada lagi pelaku UMKM yang beralih profesi atau gulung tikar karena tidak ada modal,” tutur Cecep. (E010) ***