Satker Tol Cisumdawu Tegur Kontraktor Disposal

19

Satker tol cisumdawu menegur kontraktor pengerjan disposal tanah dan gorong-gorong, yang menyebabkan banjir di rancakalong kabupaten Sumedang. Guna mempercepat surutnya air yang merendam jalan alternatif Sumedang Subang via Rancakalong, tim satker bekerjasama dengan tagana kabupaten sumedang, menyedot air menggunakan mesin.

Jalan alternatif Sumedang Subang via Rancakalong di dusun Cibawang, desa Sukasirna rasa, kecamatan rancakalong, kabupaten Sumedang terendam banjir. Akibatnya, aktivitas masyarakat yang melintasi jalan provinsi tersebut lumpuh total. Banjir tersebut disebabkan sebagian aliran sungai yang terkena proyek tol Cisumdawu, tertutup urugan tanah. Satekr tol Cisumdawu sudah mengalihkannya dengan menggunakan gorong-gorong di areal tersebut. Namun, beberapa gorong-gorong dipasang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga menyebabkan aliran air tersumbat dan merendam beberapa lahan persawahan dan rumah milik warga. Puncaknya, air merendam jalan alternatif tersebut, dibarengi dengan hujan yang terus mengguyur sumedang selasa kemarin.

Satker tol Cisundawu bekerjasama dengan tagana dan BPBD menyedot air di lokasi, dengan menyediakan pompa penyedot, supaya air cepat surut. Alat berat seperti bekho dan louder di lokasi pengerjaan disposal tanah dan gorong gorong pun ditambah.

Wida berharap, pengerjaan disposal tanah dan gorong-gorong yang menyebabkan banjir ini cepat terselesaikan. Pihak satker siap bertanggung jawab dengan menambah alat berat di lokasi untuk mengeruk tanah yang menutupi gorong- gorong aliran air tersebut. Pengerjaan ditargetkan selesai selama lima hari.

Diki Darusman, BandungTV.