Tahun Politik dan Tren Ekonomi

370

TAHUN 2018 – 2019 disebut  ”Tahun Politik”. Pada tahun 2018 berlangsung pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Sedangkan tahun 2019 merupakan puncaknya. Pada tahun itu berlangsung pemilihan legislatif dan  pemilihan umum presiden. Pada bayangan masyarakat awam, ”Tahun Politik”  identik dengan hiruk pikuk yang cenderung sangat panas dan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi.

Betapa tidak? Sejak tahun 2017 tensi politik mulai terasa memanas. Rakyat yang punya hak memilih dan dipilih, sudah merasakan situasi yang mendebarkan, khawatir, bahkan ketakutan. Mereka ”mengira” di Indonesia akan terjadi tindak kekerasan bahkan perang kepentingan yang mendorong terjadinya kheos. Maraknya spanduk, baliho selebaran, pertemuan-pertemuan berselimutkan silaturahmi, makin hari makin meningkat. Masyarakat beranggapan, hal itu merupakan tanda-tanda akan terjadinya perang antarpendukung calon dan antarkader parpol

Pilkada serentak tahun 2018 akan diselenggarakan di 171 daerah meliputi 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kanupaten.  Kenduri politik yang sangat besar itu, sekecil apapun, pasti diwarnai dengan situasi amat rentan menuju konflik horisontal. Bagaimana pun pemerintah harus benar-benar siap menjaga berbagai kemungkinan. Di negara mana pun di dunia, konflik politik sering kali diawali dan diakhiri dengan konflik horisontal. Situasi kheos itu memaksa angkatan bersenjata, baik militer maupun polisi, bertindak lebih represif. Tentu saja hal itu sangat berbahaya bagi perkembangan kehidupan berdemokrasi.

Pasti, rakyat tidak mengharapkan situasi politik seperti itu terjadi di Indonesia. Semuanya bergantung kepada sikap politik para elit politik, kader, simpatisan,atau orang-orang yang sekadar jadi penumpang parpol. Hendaknya semua memiliki komitmen, secara bersama-sama  loyal teradap kepentingan rakyat banyak. Dukungan terhadap parpol atau calon tidak diwarnai dengan sikap menghasut, mengumbar kejelekan calon lain, pamer kekayaan dengan politikm uang., dan bukan semata-mata berjuang demi elit politik.

Lalu, bagaiman situasi  politik pada ”Tahun Politik” ini terhadap ekonomi? Kita harus akui, poltik sangat berpengaruh terhadap perekonomian sebuah negara bahkan sering kali mengglobal. Banyak negara yang terpuruk  akibat situasi politik yang tidak terkendali. Banyak negara yang mengalami perang saudara berkepanjangan  akibat perbedaan kepentingan politik. Akibat berkutnya,  perekonomian di negara tersebut hancur.