TNI-Polri Amankan Liburan Panjang

163
POLISI TETAP BERTUGAS Petugas kepolisian mengatur lalu lintas di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kepolisian akan melakukan evaluasi atas maraknya serangan teror terhadap anggotanya. Salah satunya, memberikan senjata tambahan berupa sebilah belati untuk membela diri. Polisi tak takut teroris.

BISNIS BANDUNG- Sinergitas aparat penegak hukum dalam melaksanakan keamanan dan ketertiban di Jawa Barat dinilai kalangan anggota DPRD terjalin dengan baik. Oleh sebab itu le­gislatif mengapresiasi kesiapan Polda dalam mengamankan perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 dengan tersebarnya ratusan pos polisi guna memberikanan pelayanan liburan panjang akhir tahun.

”Kami sangat mendukung adanya si­nergitas TNI Polri dalam memberikan rasa aman terhadap masyarakat,” ujar Ketua Komisi I DPRD Jabar, Syahrir, SE di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, pekan ini.

Ia menyebut personel aparat keamanan yang dikerahkan mencapai 24 ribu lebih yang disebar di beberapa titik strategis di wilayah Jawa Barat, sehingga pengamanannya dapat lebih maksimal diban­dingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. ”Polda Jabar tentu sudah memetakan personelnya untuk ditempatkan dan mengamankan situasi selama operasi ini berlangsung,” katanya.

Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama melaksanakan kegiatan dalam masa operasi Lilin Lodaya 2017. ”Masyarakat pun harus berperan dalam menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan selama berakhir pekan di penghujung tahuni 2017 ini,” tutur Syahrir.

Menurut Kepala Biro Perencanaan Polda Jabar Kombes Albertus Sitorus, untuk momentum Natal dan Tahun Baru 2018 sudah disiapkan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu. Pos pengamanan yang disiapkan Polda Jabar berjumlah 179 pos, pelayanan 39 pos serta terpadu ada 3 pos yang berada di Cikopo, Palimanan, dan Cileunyi.

“Masing-masing jenis pos memiliki fungsi. Pos Pam itu nanti bersiaga perso­nel untuk pengamanan gangguan kamtibmas dan gangguan lalu lintas. Pos Yan ditempatkan di tempat keramaian dan tempat transportasi. Sementara pos terpadu itu untuk mengontrol,” katanya.

Personel Polda Jabar untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru berjumlah 23.906 personel dibantu unsur pengamanan lainnya. Mereka bersiaga selama 10 hari dalam operasi Lilin yang berlangsung 23 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018. (B-002)***