Banjir, Siswa SDN Bojong Asih Belajar di Kantor Desa

248

Meski berangsur surut, banjir yang merendam dua kecamatan di Kabupaten Bandung, menyebabkan beberapa fasilitas umum terganggu. Salah satunya bangunan Sekolah Dasar Negeri Bojong Asih satu dan dua Dayeuh Kolot. Para siswa pun terpaksa menumpang belajar di aula kantor desa Dayeuh Kolot. Para siswa mengaku, suasana belajar menjadi terganggu, dan tidak bisa fokus dalam mengikuti pelajaran.

Meski berangsur surut, banjir luapan sungai Citarum yang terjadi di Baleendah dan Dayeuh Kolot, kabupaten Bandung, masih merendam permukiman warga dan bangunan sekolah dasar negeri di kawasan Bojong Asih, Dayeuh Kolot.

Di kawasan ini, ada dua sekolah dasar negeri yang terendam, yakni    SD Negeri Bojong Asih satu dan dua. Selain bangunan, akses jalan menuju sekolah pun terendam, sehingga siswa tidak bisa belajar di sekolah tersebut.

Dengan kondisi ini, kegiatan belajar para siswa terpaksa dipindahkan ke aula kantor desa Dayeuh Kolot. Dengan fasilitas seadanya, para siswa pun mengikuti sejumlah mata pelajaran yang diberikan guru.

Menurut kepala sekolah, kegiatan belajar mengajar di kantor desa sudah dilakukan sejak banjir kembali merendam sekolah. Namun, banyak siswa yang ijin tidak masuk sekolah, lantaran akses jalan yang terhambat banjir.

Seorang siswi SD Bojong Asih mengaku, sangat tidak nyaman dengan pindahnya lokasi belajar, terutama di aula kantor desa, karena tidak dilengkapi fasilitas pendukung seperti meja, kursi, serta papan tulis.

Sekolah Dasar Negeri Bojong Asih satu dan dua merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang langganan terendam banjir. Pihak sekolah berharap, pemerintah segera merelokasi sekolah, agar para siswa dapat belajar dengan nyaman dan tenang, terutama saat musim penghujan.

Yuwana Kurniawan, BandungTV.