Pembangunan Waduk Sempor Meminta Korban 127 orang

690

Saat berkunjung ke Kota Kebumen Jawa Tengah beberapa waktu lalu, kami sempat berpetualang di salah satu destinasi wisata alam berupa waduk. Waduk yang kami kunjungi adalah Waduk Sempor di wilayah Desa Sempor, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen.

Waduk itu merupakan waduk buatan, ide pembangunan waduk sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.Realisasi pembangunan waduk dilakukan setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1958 dan selesai pada tahun 1978.

Fungsi utama Waduk Sempor sebagai sumber pengairan lahan pertanian bagi beberapa daerah, antara lain Banyumas, Kebumen, dan Cilacap. Aksebilitas menuju lokasi cukup mudah dicapai, dari pusat Kota Kebumen berjarak lebih kurang 30 kilometer.

Selain fungsi utamanya sebagai sumber irigasi, ada potensi lain dari waduk ini, yakni potensi wisata. Saat ini potensi wisata Waduk Sempor dikembangkan secara bersama sama oleh masyarakat dan instansi terkait.

Potensi wisata Waduk Sempor bukan hanya wisata alam, namun juga potensi wisata kuli­­ner.Daya tarik utama Wisata Waduk Sempor ialah genangan air waduk, luasnya puluhan hektar. Bila dilihat dari atas ketinggian genangan ini sangat cantik apalagi pada sisi sisi genangan yang dibatasi perbukitan menghijau.

Oleh karena itulah udara di kawasan Sempor terasa sejuk. Aktivitas favorit para pelancong ialah berkeliling waduk menggunakan perahu, tarifnya hanya Rp 10.000/orang atau satu perahu Rp 100.000.

Sebagai pengingat akan sebuah kejadian pada masa lalu kala waduk masih dalam proses pembuatan, di lokasi Waduk Sempor terdapat sebuah monumen yang diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik saat itu Prof Dr. Ir Sutami pada Maret 1978.

Monumen itu dibangun untuk mengenang para pekerja Proyek Sempor yang menjadi korban jebolnya Waduk Sempor pada tahun 1967. Saat itu Waduk Sempor masih berbentuk timbunan tanah. Tercatat jebolnya Waduk Sempor saat itu memakan korban 127 orang.

Kembali ke potensi wisata Waduk Sempor, selain berkeliling menggunakan perahu, terdapat spot untuk menikmati matahari terbit . Aktivitas melihat matahari ini cukup disukai juga oleh para pelancong. Fasilitas Waduk Sempor lainnya untuk rekreasi air misalnya, ada speedboat, slowboat, bebek dayung serta perahu dayung.

Di kawasan sekitar Waduk dilengkapi area dengan fasilitas untuk bersepeda dan berlari santai untuk para pelancong.Nah setelah puas menikmati berbagai atraksi wisata, para pelancong bisa menikmati kuliner khas yaitu ikan nila bakar dan goreng. Ikan itu sengaja ditangkap oleh masyarakat dari kawasan waduk yang banyak hidup berbagai jenis ikan terutama ikan nila merah dan hitam.

Rumah makan yang menyajikan kuliner ikan bakar tersebut menjual penganannya dengan harga cukup terjangkau namun rasanya tidak usah diragukan lagi alias cukup lezat. (E-001)***