Pasangan Perseorangan “Duriat” Mendaftar ke KPU

196

Setelah pendaftaran bakal pasangan calon walikota dibuka sejak senin kemarin, Selasa ini bapaslon perseorangan Duriat mendaftar ke KPU kota Bandung. Pihak KPU pun langsung memeriksa kelengkapan persyaratan yang dibawa bakal pasngan calon tersebut bersama timnya.

Pendaftaran bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Bandung telah dibuka sejak Senin kemarin. Selasa ini, pendaftaran diawali pasangan perseorangan Doni Mulyana-Yayat Sumirat atau Duriat. Bakal pasangan calon tersebut mendatangi KPU kota Bandung bersama puluhan pendukung mereka, pada jam sebelas Selasa siang. Bakal pasangan calon tersebut pun disambut tarian dan maskot KPU kota Bandung, saat memasuki halaman KPU kota Bandung.

Duriat mendaftar ke KPU kota Bandung dengan menyerahkan berkas persyaratan, diantarnya ratusan KTP pendukung. Berkas pendaftaran pun langsung diperiksa tim verifikasi KPU kota Bandung, dengan disaksikan Panwaslu. Bakal calon walikota Bandung, Doni Mulyana pun mengklaim, pihaknya telah membawa 2 ratus lebih KTP untuk persyaratan.

Sementara itu, menurut ketua KPU kota Bandung, Rifki Ali Mubarok, bakal pasangan calon dari jalur perseorangan, harus mengumpulkan setidaknya seratus sepuluh KTP pendukung. Jika ada kekurangan dalam berkas yang diajukan Selasa ini, pihaknya masih memberi waktu hingga rabu 10 januari 2018, untuk dilengkapi pendaftar.

Rencananya, Rabu 10 Januari, ada 3 bakal pasangan calon dari partai politik yang akan mendaftar ke KPU kota Bandung, yaitu Nurul-Chairul, Oded dan pasangannya, dan Yosi-Aries. Wakapolrestabes Bandung, AKBP Gatot Sujono pun berharap, para bakal pasangan calon tidak membawa terlalu banyak massa, karena akan mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar jalan Soekarno Hatta Bandung. Pihak KPU pun membatasi jumlah pendukung yang masuk aula KPU sebanyak 30 orang.

Pendaftaran bakal pasangan calon walikota Bandung, dibuka hingga pukul 24 Rabu malam.

Budi Hartati, BandungTV.