Etika Membunyikan Klakson

238

Sebagaimana diketahui, klakson  dibuat sebagai alat komunikasi pengendara. Tapi membunyikan klakson  perlu menggunakan etika.

Pendiri sekaligus instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan, ada aturan main tersendiri yang harus dipahami oleh setiap pengendara, terkait aturan untuk membuyikan klakson.

Menurutnya, menyalakan klakson itu harus terus terang atau sesuai keperluan. Setidaknya ada beberapa lokasi dan kondisi yang tak perlu membuyikan klakson. Apa saja?

Di malam hari

Kata Jusri, membunyikan klakson di malam hari sama sekali tidak dianjurkan. Dengan keberadaan lampu utama di setiap kendaraan, hal tersebut sudah menjadi tanda bagi orang lain untuk mengetahui akan ada kendaraan yang melintas di dekatnya.

Kalaupun keadaan memaksa Anda untuk tetap membunyikan klakson, Jusri menyarankan, tekanlah klakson ‘setengah’ kali, agar suaranya tidak terlalu nyaring yang dapat mengganggu kenyamanan orang lain.

Di gang-gang kecil

Selain aturan di malam hari, ada aturan main lainnya yang harus diikuti oleh setiap pengendara ketika melintasi gang. Mereka yang berkendara di tempat tersebut, sebisa mungkin tidak membunyikan klaksonnya sama sekali.

“Jika alasan untuk menghormati, pengendara bisa membuka jendela kendaraan dan melempar senyum terus bilang permisi ke orang-orang sekitar,” ujar Jusri.

Selain itu, jangan  membuyikan klakson di dekat tempat ibadah.

Orang menyeberang

Tidak jarang kita temukan, seseorang yang ingin menyeberang jalan  kerap kali dibanjiri klakson oleh kendaraan-kendaraan yang sedang melintas.

Tanpa kita sadari, dengan suara klakson yang keras dan terkesan tiba-tiba, seseorang yang menyeberang jalan  seringkali dibuat kaget .

Menurut Jusri, tidak dapat dibenarkan apabila seorang pengendara membunyikan klakson dengan satu kali tekan dalam waktu yang lama. Masih kata Jusri, ada baiknya, untuk membunyikan klakson secara berkala.

Kepada para pengendara, mulailah ikuti etika atau aturan main penggunaan klakson, jadilah pengendara yang smart dan juga beretika. (E-002)***