Ridogalih Open Enduro Championship 2018 Berkompetisi pada Trek Lumpur

339

BALAP ketahanan motor atau yang disebut Enduro tetap semarak dan akan mengisi agenda
otomotif di Jawa Barat. Tahun 2018 ini, kegiatan balap Enduro diawali oleh Ridogalih Open Enduro Champhionship 2018 yang berlangsung di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Bekasi, Jawa Barat, (6-7/1/18).

Tidak kurang dari 200 starter, berkompetisi untuk menjadi yang tercepat dalam beberapa kategori kelas bergengsi ,di antaranya bebek adventure, OMR KLX, CRF, Viar, Adventure, Build Up Hobby, Matic Open dan FFA Open.

Para peserta berasal dari beberapa wilayah seperti dari Bali, Jawa Timur, Kediri, Malang, Karanganyar-Solo, Sleman, Merapi-Jogja, Semarang, dan kota di Jawa Barat. Pembagian kategori para peserta enduro disesuaikan dengan kualifikasi pembalap dan spesifikasi
kendaraan yang ada dalam regulasi lomba.

Karena regulasi baku terus mengalami perubahan mengikuti perkembangan olahraga balap Enduro di Jawa Barat. Trek di Cibarusah Bekasi, di kawasan daerah Kecamatan
Ridogalih yang dekat dengan permukiman warga dibuat sedemikian rupa menjadi tempat
pelampiasan hobi bermotor yang memacu adrenalinnya.

Karakter trek Enduro didominasi trek tanah kebun dengan suasana alam pegunungan. Trek didesain sesuai kontur alam berbukit yang naik dan turun sepanjang 2,3 kilometer, disertai beberapa rintangan dan handycap lumpur yang pekat dan licin. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh offroader.

Hampir di setiap sudut sirkuit dipenuhi oleh parapenonton yang menyaksikan langsung kepiawaian para offroader ketika melewati rintangan yang memicu adrenalin ketika melewatinya.

Persaingan antar offroader pada setiap kelasnya berlangsung seru. Para pembalap Enduro secara bergantian tampil sesuai dengan durasi perlombaan yang telah ditentukan. Semangat para offroader yang berlaga d iatas trek tak pernah padam.

Mereka seolah tak kenal lelah dan terus berpacu untuk mencetak waktu tempuh terbaik.
Uniknya, salah satu tantangan menariknya ada jalur yang masuk ke halaman rumah penduduk.

”Ada satulintasan sengaja kita buat melintasi sebuah rumah. Sengaja kami buat seperti itu, fungsinya buat pemanasan teman-teman peserta. Karena saya yakin kalau tahun 2018 ini akan banyak digelar even Enduro setingkat nasional,” jelas Lucky, penggagas acara.

Para pembalap Enduro begitu sukacita saat menerima trophy yang diberikan di atas podium. Hasil yang telah dicapai oleh para jawara Enduro merupakan buah kerjasama yang solid antar- mekanik dan kru yang terlibat. Sementara dalam ajang Kawasaki Enduro Race
Garut Challenge , dominasi trophy kejuaraan diraih oleh tim Bagong Torek asal Tasikmalaya melalui pembalap andalannya Andi F dan sekaligus dinobatkan sebagai juara umum. (E-002)***