Gsrek Indonesia West Java Chapter Berbenah Diri agar Menjadi Lebih Baik

238

Komunitas penghobi motor besar Adventure bernama GSREK Indonesia West Java Chapter (WJC), baru saja menyelenggarakan rapat kerja daerah sebagai agenda rutin tahunan dari komunitas yang terbentuk 2 tahun lalu. Dengan mengangkat tema “Dengan Hobi kita wujudkan Kebersamaan dan persaudaraan”, Rakerda GSREK Indonesia West java Chapter diikuti oleh puluhan anggotanya yang berlangsung di Graha Tirta Siliwangi Bandung, Minggu (14/1).

Dalam kesempatan pertemuan ini, dibahas program kerja dan merumuskan agenda GSREK Indonesia West Java Chapter untuk tahun 2018, yang akan disosialisasikan kepada seluruh anggotanya.

Selain itu, seluruh pengurus komunitas otomotif  ini, membahas secara detail dan mengevaluasi seluruh kegiatan-kegiatan otomotif yang telah berlangsung sepanjang tahun 2017.

“Rakerda ini menjadi momen penting dan merupakan bagian dari proses pembenahan serta perbaikan administrasi seluruh anggota agar menjadi sebuah komunitas yang kompak, tetap solid, dan memelihara ikatan persaudaraan antar anggota.

Sebagai langkah menjaring anggotanya lebih luas, Gsrek WJC  akan membuka diri bagi siapa saja yang ingin atau hendak bergabung.

Oleh karena itu, kunci utamanya para anggota harus kompak, menjaga kekompakan  demi keutuhan persaudaraan antar anggota,”kata Andri Tan, Ketua Umum Gsrek Indonesia WJC.

Rapat kerja daerah yang dipimpin oleh Oke Darajat Junjunan selaku Dewan Pembina , terbagi dalam tiga sesi Rapat Pleno.

Masing-masing sesi membahas mengenai materi rapat bidang kesekretariatan, bendahara, organisasi, dana usaha, bidang sosial, bidang keselamatan dan kesehatan, bidang kegiatan, teknik, laporan kegiatan, hingga penyusunan program kerja dan rancangan kegiatan klub selama tahun 2018.

Adapun gambaran rumusan rencana kegiatan hingga program kerja yang telah disusun meliputi kegiatan touring daerah, touring Eropa, update jumlah anggota, iuran anggota, hingga membangun serta merenovasi rumah singgah Ulul Albab.

Kini komunitas Gsrek Indonesia West Java Chapter , memiliki jumlah anggota tidak kurang dari 40 puluh personel. Dengan banyaknya jumlah penggemar motor adventure ini, menunjukkan semakin berkembangnya dinamika yang ada didalamnya.

Tidak ada kesan ekslusif yang menjadi pembatas hubungan antar anggota. Sebagai salah satu ciri dari komunitas , para anggotanya menggunakan ikat kepala sebagai ciri khas komunitas dari tanah Pasundan.

Dalam wadah West java Chapter yang diisi oleh anggota dari berbagai kalangan profesi ini, melebur menjadi satu, ibarat sebagai keluarga besar yang utuh, solid dan juga kompak.

Sebagai bentuk untuk meningkatkan jumlah anggota dengan mengembangkan para penghobi motor matic besar yang berbeda dihimpun dalam sebuah wadah bernama MAXrek.

Selama kurun waktu 2 tahun lamanya Komunitas Gsrek Indonesia West Java Chapter  telah banyak melaksakan agenda kegiatan.

Tidak hanya gathering dan touring anggota , mereka juga secara rutin menggelar kegiatan bakti sosial, serta kerap membantu panti asuhan dan pesantren Ulul Albab yang berada di kawasan Bojong Koneng Bandung.

Selain itu, GSREk Indonesia West Java Chapter terlibat dalam perhelatan safety riding & First Aid Training yang berlangsung di Mapolda Jawa Barat.

“Intinya kami akan terus berupaya mewadahi para penghobi otomotif serta penggemar penjelajahan dengan segala kegiatannya, sambil menggali potensi wisata untuk disosialisasikan kepada masyarakat, dan membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan objek wisata. Gsrek Indonesia West Java Chapter akan melakukan touring perdana menuju Pantai pangandaran pada 27-28 Januari 2018 mendatang,”kata Oke D Junjunan. (E-002)***