Pemkot Bandung Tertibkan Reklame Raksasa

203

Pemerintah kota Bandung membongkar tiga papan reklame berukuran raksasa, di jalan Perintis Kemerdekaan Bandung, Senin sore. Reklame tersebut ditertibkan sesuai Perda Walikota, serta program pemerintah kota bandung dalam menata kota. Nantinya, reklame akan didesain dengan gaya art deco. Selain sesuai estetika kota, juga harus sesuai dengan cagar budaya kota tua Bandung.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil memimpin penertiban untuk membongkar sejumlah reklame di jalan Perintis Kemerdekaan, kota Bandung, Senin sore. Penertiban dilakukan sesuai dengan program pemerintah kota Bandung, dalam penataan reklame sesuai peraturan daerah yang baru.

Pemerintah kota mendukung keberadaan reklame, karena Bandung kota dagang. Namun, dibalik itu, banyak reklame yang menyalahi aturan, bahkan ilegal.

Walikota mengimbau, agar para pengusaha reklame mengikuti aturan, dan mendukung rencana pemerintah menata kota, termasuk ukuran reklame.

Seperti reklame di jalan Perintis Kemerdekaan ini. Ukurannya besar dengan panjang enam meter. Reklame tersebut juga telah menghalangi yang ingin melihat sungai Cikapundung.

Nantinya, pemerintah akan membatasi reklame menjadi berukuran dua kali dua meter, dan ditata rapi dengan keberadaan ruang untuk publik. Hal ini akan dilakukan di dua sisi, termasuk di jalan viaduct bandung, dengan konsep art deco kota tua Bandung.

Saat ini, sangat banyak reklame ukuran besar maupun kecil yang kurang memperhatikan penempatannya, dan akan segera ditertibkan. Pemerintah kota Bandung pun mempunyai target pendapatan daerah dari reklame sebesar dua ratus enam belas milyar di tahun ini.

Diharapkan, penataan ini membuat bandung yang sempat mempunyai predikat kota reklame, menjadi lebih asri karena aturan serta penataan yang segera dilaksanakan.

yuwana kurniawan, bandung tv.