Ratusan Korban PT SBL Lakukan Aksi Damai

173

BISNIS BANDUNG- Ratusan  jamaah PT Solusi Balad Lumampah (SBL) melakukan aksi damai di depan Jl. Dipenogoro, Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (6/2). Pada aksi tersebut para jamaah SBL melakukan istigosah dan audensi terkait tuntutannya untuk segera dilakukan penangguhan penahanan pimpinan perusahaan SBL.

Mereka mengadu kepada wakil rakyat, bahwa pihaknya menginginkan seluruh jamaah yang sudah terjadwal dan terdaftar di SBL memberangkatkan jamaah umrahnya. Di antaranya banyak korban penipuan umrah dan haji tersebut dari kalangan PNS.

Oleh karena itu, kata dia, kepolisian harus menindak tegas PT SBL agar kejadian serupa tidak terulang. “Tentunya harus ditindak tegas. Saya yakin teman-teman di kepolisian akan mengusut tuntas, termasuk terkait aset yang dimiliki oleh PT SBL,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk jeli dalam memilih biro perjalanan umrah agar kasus penipuan serupa tidak terulang.

“Kepada masyarakat kami mengimbau agar lebih berhati-hati dalam memberikan kepercayaan kepada lembaga-lembaga perjalanan umrah. Harus jeli terhadap biro perjalanan umrah yang memakai sistem seperti MLM (multi level marketing)” ujar dia.

Selain itu masyarakat juga diimbau untuk menelusuri terlebih dahulu mengenai kredibilitas dari lembaga perjalanan umrah seperti perizinan, tata kelola, serta manajemen sebelum memutuskan menggunakan jasa mereka.

“Jika ditemukan hal ganjil, seperti penawaran biaya yang murah dibanding biro lainnya, masyarakat sudah sepatutnya mencurigai hal tersebut,” tuturnya.

Gubernur Jabar Ahmad  Heryawan mengimbau agar masyarakat waspada terhadap tarif perjalanan haji dan umroh yang di luar batas kewajaran karena dikhawatirkan merupakan permainan uang.

Selain tarif yang murah, kata Aher, pelaku penipuan juga kerap menggunakan modus investasi dengan bunga tinggi demi menarik calon korban. “Mungkin uang jamaahnya diputerin. Yang daftar duluan kebagian duluan tapi yang belakang ya kehabisan,” katanya.

Menurut dia, sangat mudah untuk mengetahui nilai ideal biaya perjalanan haji dan umroh. Tinggal menghitung tarif tiket pesawat, biaya hotel, serta uang makan. “Biaya umroh bisa dikalkulasikan kok, jadi harus dipertanyakan jika ada umroh murah. Dikhawatirkan hanya akal-akalan saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengamankan dua pelaku penggelapan biro umroh dan haji PT. Solusi Balad Lumampah (PT. SBL) dengan total kerugian mencapai Rp300 miliar.

“Dari total jemaah yang belum diberangkatkan sebanyak 12.845 orang, PT. SBL telah menerima uang sebanyak 300 ratus miliar rupiah. Uang tersebut telah dipergunakan oleh para tersangka untuk kepentingan pribadi,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, beberapa waktu lalu.

Pelaku yang diamankan petugas yakni berinisial AJW selaku pemilik PT. SBL dan ER yang merupakan staf PT. SBL. Keduanya ditangkap atas hasil laporan dari calon jemaah yang merasa ditipu oleh PT. SBL.(B-002)***