DKM Se-kota Bandung Tolak Politisasi Masjid

123

Dewan kemakmuran masjid sekota Bandung dan forum silaturahmi bangsa, menolak segala bentuk politisi masjid, dan penyebaran kebencian di tempat ibadah. Aksi penolakan tersebut lanyaran tahun ini merupakan tahun politik. Masjid kerap digunakan untuk berkampanye, bahkan menebar kebencian atau adu domba, yang menjadi perhatian publik.

Fenomena mimbar masjid yang kerap digunakan untuk agitasi atau hasutan politik, provokasi penebar kebencian, bahkan adu domba, kini menjadi perhatian publik. Terlebih, kini memasuki tahun politik.

Melihat fenomena tersebut, Dewan Kemakmuran Masjid atau DKM dan forum silaturahmi bangsa, menolak segala bentuk politisasi masjid dan penyebaran kebencian di tempat ibadah.

Menurut ketua forum silaturahmi bangsa, Muhidin, kini sudah menjadi tren kepentingan politik masuk masjid dengan bungkus shalat berjamaah, namun ujung-ujungnya berkampanye untuk memilih salah satu paslon

DKM sekota Bandung pun menolak segala bentuk politik praktis masuk masjid dengan bungkus apapun, yang dapat memecah belah umat. Hal tersebut karena, fungsi masjid sesuai syariat islam, merupakan tempat beribadah.

DKM dan FBS meminta kesucian masjid dijaga dan mempersilakan kegiatan politik dilakukan di tempat lain, sehingga masjid tetap menjadi tempat ibadah yang sejuk, damai, dan membawa berkah yang dapat menyatukan umat. Deklarasi itu pun dihadiri beberapa ulama dan perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia kota Bandung.

Yuwana Kurniawan, Bandung TV.