Polda Jabar OTT 3 Tersangka Suap Pilkada Garut

110

Kepolisian daerah Jawa Barat menetapkan tiga tersangka terkait dugaan suap dan gratifikasi pemilihan kepala daerah kabupaten Garut. Ketiganya terbukti bersalah telah bekerja sama untuk meloloskan satu pasangan calon dari jalur perseorangan, untuk maju di pemilihan kepala daerah kabupaten Garut, pada pilkada serentak 2018.

Tiga orang resmi ditetapkan sebagai tersangka, yakni ketua panitia pengawas pemilu kabupaten Garut berinisial HHB, komisioner KPU, A-S, serta seorang tim sukses salah satu pasangan calon berinisial Dw.

Ketiganya terbukti secara meyakinkan telah melakukan suap dan gratifikasi, untuk meloloskan satu pasangan calon dari jalur perseorangan, agar maju dalam pemilihan kepala derah kabupaten Garut.

Berdasarkan penyelidikan kepolisian, kasus tersebut bermula saat seorang timses paslon DW, memberikan uang sebesar sepuluh juta rupiah kepada HHB selaku ketua panwaslu kabupaten Garut, serta uang sebesar 100 juta rupiah kepada a-s selaku komisioner KPUD kabupaten Garut.

Uang tersebut diberikan untuk meloloskan pasangan calon soni Sondani-Usep nurdin dalam tahapan pilkada kabupaten Garut 2018.

Selain para pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya satu unit kendaraan roda empat, 14 lembar bukti transfer bank, telepon genggam, serta buku tabungan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, para tersangka dijerat pasal lima dan sebelas undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang penerimaan hadiah atau suap bagi penyelenggara negara. Ketiga tersangka diancam hukuman minimal lima tahun penjara.

Yuwana Kurniawan, Bandung TV.