Ponsel Nokia Jadul yang Kemungkinan Bakal Reinkarnasi

187

PEMEGANG lisensi merek ponsel Nokia, HMD Global, menghidupkan kembali Nokia lewat ponsel pintar Android-nya.

Tidak cuma perangkat Android, perusahaan Tiongkok itu juga menghadirkan kembali ponsel-ponsel lawas Nokia yang pernah jadi ikon di masanya.

Sebut saja Nokia 3310, ponsel tahun 2000-an yang dirilis kembali di ajang Mobile World Congress (MWC) 2017, 26 Februari tahun lalu. Kemudian yang terbaru, Nokia 8810 alias Nokia Pisang yang dirilis di MWC 2018.

Kedua ponsel lawas yang dirilis kembali oleh HMD Global inipun sukses mencuri perhatian dunia, sehingga otomatis smartphone Nokia yang baru dirilis pun juga mendapatkan perhatian serupa dari khalayak pecinta teknologi.

Bukan tidak mungkin, seiring dengan banyaknya produk smartphone Nokia yang dirilis, HMD Global juga bakal menghidupkan kembali ponsel jadul Nokia yang pernah tenar di masanya.

Berikut adalah 5 ponsel jadul Nokia yang mungkin bakal dihidupkan kembali oleh HMD Global sebagaimana BB kutip dari Gizmochina, Senin (5/3/2018).

Nokia 1100

Nokia 1100 termasuk salah satu ponsel jadul Nokia yang cuma bisa dipakai untuk telepon dan SMS.

Layarnya masih monokrom hitam putih. Dengan ponsel ini, pengguna juga hanya bisa membuat ringtone sendiri, mencari gambar, atau main gim Snake.

Namun jangan salah, Nokia 1100 merupakan satu dari sekian ponsel jadul Nokia yang paling laris di pasaran.

Makanya, tidak mengherankan kalau nantinya HMD Global merilis kembali versi baru Nokia 1100, mungkin dengan jaringan 3G atau 4G.

Nokia 1100 diperkirakan telah terjual lebih dari 250 juta unit sejak pertama kali dirilis pada publik di tahun 2003.

Nokia Ringo adalah salah satu ponsel paling tua Nokia. Ponsel ini dirilis pada 1995 dan merupakan salah satu ponsel yang untuk menelepon harus “pay as you go”. Artinya, ponsel ini bisa dipakai teleponan setelah penggunanya memiliki pulsa, seperti smartphone sekarang ini.

Sekadar diketahui, di masa lalu cara kerja ponsel tak seperti sekrang. Pertama kamu harus menelepon kemudian mebayar tagihan sesuai dengan waktu telepon.

Nah, melihat pentingnya sejarah Nokia Ringo, rasanya bukan tidak mungkin kalau HMD Global akan merilis kembali ponsel ini.

Bisa jadi juga, HMD Global akan menggunakan nama Ringo diadopsi di smartphone Nokia berikutnya, misalnya seperti pada Nokia 8 “Sirocco”.

Nokia N90

Nokia N90 juga termasuk ponsel jadul Nokia dan masih jadi feature phone. Hanya, bentuknya inovatif dan menarik.

Sebenarnya Nokia N90 punya bentuk flip tapi bisa dirotasi, bahkan bisa dijadikan seperti bentuk kamera profesional untuk merekam video.

Kalau HMD Global memutuskan menghidupkan kembali Nokia N90, mungkin perusahaan akan menghilangkan keyboard-nya.

Nokia N-Gage

Anak yang lahir tahun 1990-an pasti kenal dengan Nokia N-Gage. Bentuknya bisa dibilang aneh untuk sebuah ponsel dan lebih mirip dengan konsol gim handheld.

Memang itulah tujuan Nokia N-Gage diciptakan, yakni untuk mengakomodasi pengguna yang suka main gim.

Dengan bentuknya yang ikonik dan menyasar penggemar gim, bukan tak mungkin kalau HMD Global kembali merilis N-Gage. Bisa jadi, HMD Global menghadirkan N-Gage sebagai smartphone gaming Nokia.

Apalagi saat ini banyak perusahaan yang dikabarkan menghadirkan smartphone khusus untuk mengakomodir kebutuhan gaming.

Nokia 5300 Xpress Music

Nokia 5300 Xpress Music merupakan ponsel Nokia yang jadi ikon untuk memenuhi kebutuhan multimedia di zamannya. Bisa dibilang, Nokia 5300 Xpress Music memang dirancang untuk menggantikan MP3 player jadul.

Nokia 5300 memiliki desain slide yang bisa difungsikan sebagai pemutar musik saat layar digeser ke atas. Bentuknya pun sangat compact dan dibekali tombol multimedia di samping layarnya, yakni untuk Play/Stop, Back, Forward, dan tombol volume.

Kemudian, tombol navigasi ditempatkan di bawah layar. Dengan kegunaannya sebagai perangkat multimedia, bukan tidak mungkin HMD Global kembali menghadirkan Nokia 5300, tentunya dengan desain dan sejumlah fitur yang berbeda.

Nah, di antara ponsel jadul Nokia di atas, mana yang Anda harapkan bakal dihidupkan kembali? (C-003/Tin/Jek)***