TNI Selidiki Dugaan Kelalaian Tenggelamnya Tank

107

TNI angkatan darat telah membentuk tim untuk melakukan investigasi terkait tenggelamnya tank tempur, yang merenggut dua orang korban jiwa di sungai Bogowonto Purworejo, Jawa Tengah.

Kepala staf angkatan darat, KSAD, Jenderal TNI Mulyono, menduga ada kelalaian dalam peristiwa tersebut. Diduga  karena adanya kesalahan manuver, serta pengerahan kendaraan alat berat tanpa seijin mabes TNI AD atau kasad.

Menyusul adanya peristiwa tank tempur yang tenggelam di sungai Bogowonto Purworejo, Jawa Tengah, kasad telah menginstruksikan untuk membentuk tim sekaligus investigasi.

Hingga saat ini tim investigasi masih bekerja secara menyeluruh, termasuk melakukan penyelidikan dengan mencari temuan atau fakta di lapangan.

Dari hasil temuan di lapangan, kasad mengakui ada kesalahan manuver kendaraan tank tempur. Karena manuver dilakukan diluar asrama komplek militer TNI, tanpa seijin mabes TNI AD yang harus diketahui kasad.

Selain itu,  pengerahan alat berat atau tank tempur untuk melakukan manuver di pantai juga masih diselidiki, karena sejauh ini tidak ada ijin kasad.

Proses ijin baru sebatas pemberitahuan untuk kegiatan outbond. Sementara untuk kendaraan tank tempur sendiri masih layak digunakan.

Dalam peristiwa naas tersebut dua orang tewas termasuk prajurit TNI, Pratu Randi dan Nyonya Iswandari, ketua TK Yayasan Ananda.

Algi Muhammad Ghifari, Bandung TV.