6 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Parakan Muncang

175

BISNIS BANDUNG – Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6 miliar, pada tahun 2018 Pasar Parakanmuncang di Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang akan direvitalisasi.Proses pembangunan pasar  klasifikasi/tipe C ini akan dilakukan oleh Kementerian Perdaganga.Kepala Diskoperindag (Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan) Sumedang H Dadang Sukma mengatakan, surat keputusan dari Kementerian Perdagangan terkait  pembangunan Pasar Parakanmuncang telah diterima pihaknya pada 2 Februari 2018.

“Alhamdulillah untuk tahun ini Sumedang kebagian jatah untuk pembangunan pasar dalam hal ini Pasar Parakanmuncangm. Secara nasional ada 2.270 unit, satu di antaranya di Sumedang,” ujarnya  Senin (12/03/2018) di Sumedang.

Dijelaskan Dadang, saat ini jumlah kios untuk di  Pasar Parakammuncang sebanyak 234 kios. Akan dibangun maksimal 250 kios. “Selain kios pedagang , juga terdapat kaki lima,  nanti selesai pembangunannya , PKL akan akomodasi ,” ujar Dadang.

Pembangunan pasar di wilayah perbatasan Kabupaten Bandung ini, menurut D adang , sudah lama diwacanakan ,  baru pada tahun 2018 ini bisa direalisasikan dengan anggaran dari pemerintah pusat.

Sedangkan untuk tempat penampungan sementara pedagang pasar  terkait dengan proses pembangunan, pihaknya akan menyiapkan lahan tersendiri. Untuk tempat penampungan sementara (TPS), pihak telah telah berkoordinasi pihak pemilik lahan.

“Alhamdulillah, ada lahan milik salah satu perusahaan di Cimanggung yang bisa digunakan,” ucapnya.Dadang berharap, dengan adanya pembangunan pasar ini dapat  meningkatkan perekonomian warga , selain peningkatan pelayanan kepada pembeli.

Pasar Semi Modern

Sementara pedagang di Pasar Semi Modern di Sumedang Kota mengeluhkan sepinya pengunjung . Rudi ,salah seorang  pemilik toko sepatu  di Pasar Semi Modern  mengaku , sejak menempati kiosnya di Pasar Sumedang Kota omset penjualannya terus menurun .

“Omset penjualan sebelum menempati kios di pasar yang baru selesai dibangun bisa mencapai Rp 90 juta/bulan, bahkan  lebih. Kini hanya sekitar Rp 2 Juta/hari, itu pun untuk toko yang berada di lantai satu. Sedangkan yang berada  di lantai dua, kadang- kadang tidak ada pembeli,” tutur Rudi warga  Dano Lama Sumedang kepada BB,Senin (12/03/2018)

Namun demikian, Rudi menyadari bahwa untuk bisa ramai seperti sebelumnya perlu waktu dan penyesuaian.”Memang untuk sekarang ini, pasar baru dibuka, selain  masih ban yak yang kosong, posisi toko yang kurang pengunjung itu letaknya di lantai dua,”ucap Rudi menjelaskan.

Ditanya kelebihan dan kekurangan Pasar Semi Modern Sumedang , Rudi mengakui bangunan yang bagus, bersih dan rapi sehingga pedagang dan pembeli nyaman berad a di pasar.”Tapi ya itu, untuk sekarang ini masih sepi pembeli. Harapannya ya pengelola pasar  bisa lebih kreatif untuk bisa menarik konsumen datang ke sini,” tuturnya.

Pasar Semi Modern Sumedang Kota dibangun dan dikelola oleh pengembang PT Bangun Jaya Allia untuk selama 5 tahun ke depan. Setelah diresmikan awal tahun 2018, kini beberapa pedagang dan toko , masih dalam tahap penyesuaian /transisi.

Selain itu guna menarik minat warga di Kabupaten Sumedang dan sekitarnya berkunjung ke Pasar Sumedang Kota, Pemkab Sumedang membebaskan area lantai dua pasar tersebut untuk berbagai kegiatan.

Di tempat terpisah Kepala Diskoperindag Sumedang Dadang Sukma mengatakan, lantai dua Pasar Sumedang Kota yang  dibuka pada awal 2018  terbuka bagi pihak manapun yang hendak menggelar event, tanpa pungutan biaya alias gratis. “Ini semata-mata  untuk menarik minat warga berkunjung ke Pasar Semi Modern ini,” ujarnya kepada wartawan.

Diakui Dadang , Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sumedang menyadari bahwa saat ini pasar yang dikelola pengembang PT Bangun Jaya Allia ini masih sepi.

“Karena masih dalam transisi. Sehingga membutuhkan waktu agar pasar bisa seramai pasar sebelumnya. Untuk itu, kami terus berupaya agar warga Sumedang berbelanja berbagai kebutuhannya di Pasar Sumedang Kota,” tuturnya.Saat ini, lanjut Dadang, Pasar Sumedang Kota merupakan pasar rakyat yang bersih dan sehat.

Baik warga maupun pedagang akan merasa nyaman dan betah berada di pasar. Karena ini pasar rakyat, pasarnya urang Sumedang, jadi ayo berkunjung ke Pasar Sumedang Kota,” ajaknya.(E010) ***