Waktu Tepat Mengganti Minyak Rem

118

Sistem pengereman pada sebuah kendaraan menjadi hal penting guna menjaga keselamatan berkendara. Perhatian dan perawatan ekstra mesti diperhatikan.

Sistem pengereman sendiri terdiri dari berbagai komponen. Karenanya, perhatian ekstra dibutuhkan, mulai dari brake pad alias kampas rem hingga kontrol viskositas minyak rem.

Minyak rem merupakan pelumas pada komponen logam yang bergesekan untuk menghentikan laju kendaraan agar logam tersebut tidak mudah aus, selain tahan panas.

Untuk mengetahui minyak rem sudah berkurang dapat dilihat melalui tabung minyak rem pada master rem, atau dapat dirasakan  bila saat melakukan pengereman handle rem terasa keras.

Jika minyak rem habis , akan menyebabkan piston kaliper tidak bisa berfungsi secara maksimal dan bisa menyebabkan bagian rem berkarat. Budi, mekanik Hadi Motor Bandung mengatakan, minyak rem umumnya tidak habis tapi hanya berkurang, namun berkurangnya bukan karena terjadi penguapan. Berkurangnya minyak rem bisa disebabkan karena kampas rem sudah  menipis.

“Kalau habis sih jarang ya, paling hanya berkurang saja itu karena kampas rem sudah menipis. Karena pada saat kampas rem sudah menipis, piston kaliper akan mendorong lebih dalam, tapi jika kampas rem diganti baru dia akan kembali normal,” kata Budi.

Budi menambahkan, kalau kampas rem sudah diganti tapi minyak rem masih tetap berkurang, ada beberapa komponen di bagian rem yang sudah tidak bagus, seperti sil kaliper yang sudah bocor.

Kalau misalnya rem sudah diganti baru tapi volume minyak rem terus berkurang, bisa saja sil pada kaliper ada yang bocor atau bagian selang  bocor katanya.

Budi menyarankan, jika akan mengganti minyak rem, ada baiknya mengikuti buku panduan resminya, yakni setelah menempuh jarak 20 ribu kilometer.

“Saya sarankan ikuti buku panduannya, setahu saya minyak rem diganti setelah menempuh jarak 20 ribu kilometer, tapi saya tidak berpatokan pada jarak tempuh , jika rem sering digunakan dan mulai terasa tidak nyaman, sebaiknya segera dicek bagian kaliper atau sil kaliper dan dilakukan penggantian,” saran Budi. (E-002)***