378 Orang Penghuni LAPAS Belum Ada Di Database

172

Jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur jawa barat, kpud cianjur  bersama dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten cianjur, merekam biometrik ratusan warga binaan lapas kelas dua-b cianjur. Hal tersebut lantaran setidaknya 378 penghuni lapas cianjur belum ada di database disdukcapil.

Guna mengatisipasi keterlambatan pendataan hak pemilih, pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur jawa barat, komisi pemilihan umum dan dinas kependudukan catatan sipil kabupaten cianjur memvalidasi data pemilih, dengan memeriksa biometrik lima ratus enam puluh penghuni lapas cianjur, selasa siang.

Menurut data disdukcpil, setidaknya tiga ratus tujuh puluh delapan penghuni lapas belum ditemukan di database. Karenanya, pihaknya merekam ulang ktp elektronik warga binaan lapas cianjur.

Sementara itu, divisi program dan data kpud cianjur menegaskan, agar setiap pemangku kebijakan terlibat langsung dan menindaklanjuti, jika masih ada warga yang belum ada database kependudukan, agar memiliki hak pilih di musim politik ini.

Selain itu, kpu juga berharap, disdukcapil segera menindaklanjuti ke kecamatan serta desa, dengan mengitruksikan agar warga menyelesaikan administrasi kependudukan.

Dengan begitu, semua warga binaan lapas cianjur bisa menggunakan hak pilih dalam pemilu gubernur, legislatif, maupun presiden.

Heri setiawan, Bandung TV.