HELLSHOW 2018 KILLCHESTRA SIAP MENGGEBRAK SABUGA

107

Selama 23 tahun berkarir di musik metalcore/ grup band Burgerkill konsisten menjadikan dirinya sorotan yang membuatnya mutlak mesti diperhitungkan dalam kancah musik metal Indonesia/ mulai dari menulis komposisi musik untuk film hingga menerbitkan novel-novel autobiografi. Maka dari itu pada tahun 2018 ini/ menggandeng DCDC/ Burgerkill menggelar Hellshow edisi ke-5.

Hellshow merupakan hajatan musik metal yang pertama kali digagas oleh Burgerkill pada tahun 2005/ di Dago Tea House. Selanjutnya, “Hellshow” digelar di Donkey Skatepark, Kuta, Bali (2013) dan Lapangan Disjas, Baros Cimahi (2014 dan 2015). Berselang tiga tahun, “Hellshow” kini kembali diadakan dengan konsep yang berbeda/ yaitu tampil dalam balutan orchestra.

Killchestra atau Burgerkill Orchestra adalah sebuah proyek rekaman prestisius/ yaitu rekaman album orkestra yang dilakukan oleh Eben dan empat personil Burgerkill lainnya bersama komposer Alvin Witarsa – serta tim dari DCDC dan berlangsung di Praha/ Republik Ceko/ yang mereka garap pada bulan Maret lalu. Pada Hellshow #5 ini/ terdapat kolaborasi antara metal dengan orkestra menjadi poin utama dalam acaranya.

Menurut Eben, konsep ini sendiri sebenarnya telah mulai dicetuskan oleh Burgerkill sejak 2012 lalu, namun dengan berbagai kendala akhirnya dapat terlaksana pada 15 April 2018 mendatang di SABUGA, yang nantinya akan menjadi bumbu utama dalam album terbarunya, bertajuk Adamantine.

Ketika ditemui awak media disela-sela preskon KILLCHESTRA Selasa, 10 April 2018 berlokasi di Kantin nation the panas dalam jalan ambon kota bandung, Eben sempat mengatakan bahwa “Kami tidak pernah bermimpi jadi band metal nomor satu. Akan tetapi, kami ingin jadi band metal yang berbahaya,” untuk mengenai album Vicky menambahkan, Adamantine merupakan zat atom yang sulit dihancurkan. Namun, kekuatan ini bukanlah untuk keangkuhan.

Bagi Burgerkill, Adamantine menjadi kekuatan untuk melahirkan sesuatu yang besar dan dahsyat.  Agus dany Hartanto selaku perwakilan DCDC, menanggapinya selama pengembangan DCDC yang berangkat dari pertemanan, spirit-spirit indimovement, dan DCDC HELLSHOW KILLCHESTRA adalah bentuk output dari semangat pertemanan inidiemovement.

Sementara Giovitano dari Atap Promotions selaku event organizer Killchestra mengatakan, saat ini persiapan konser sudah rampung 90 persen. Penyelenggara menyiapkan 3.000 lembar tiket dan sebagian telah terjual saat presale, online, dan di dua distro.

Selain itu, pada ‘Hellshow ; Killchestra’ ini juga turut menggandeng 12 grup musik cadas dari beberapa kota di Indonesia, yang pastinya dengan musik lebih gahar dibandingkan gelaran tahun-tahun sebelumnya. Sebut saja diantaranya Taring, Forgotten, Trojan, Paint In Black, Down For Life, Angel Of Death, dan lain-lain.

So Guys dan para Begundal semua Bersiaplah menjadi bagian dari ‘Hellshow : Killchestra’ tahun ini, dengan kondisi yang prima, dan semangat membara buat hadir pada hari minggu tanggal 15 April 2018 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung be there !!!