Perbedaan Mendasar Rem ABS dan Non-ABS

188

Kebanyakan mobil baru  sudah mengadopsi rem ABS. Maklum, dengan adanya ABS,  pengereman dapat dilakukan secara lebih cepat dan aman.

Tapi, jangan lupakan juga bahwa sampai saat ini, masih banyak mobil tanpa rem ABS. Biasanya, ini ditemukan pada mobil-mobil keluaran lawas.

Pastinya, ada perbedaan mendasar antara mobil yang sudah memakai rem ABS dengan yang belum, terutama pada teknik pengeremannya.

Untuk mobil yang sudah menggunakan rem ABS, saat melakukan pengereman,  kita tidak perlu mengocok remnya, karena kinerjanya sudah otomatis diatur oleh sistemnya.

Bila masih mengerem dengan cara mengocok, maka itu dapat membahayakan pengemudi dan orang lain. Sebab, jika rem ABS dikocok,  sistem  akan kebingungan apakah ia harus mengerem atau tidak.

Begitu juga dalam kondisi darurat. Bila mobil tersebut sudah memakai rem ABS,  kita hanya perlu menginjak pedal rem dalam-dalam.

Setelah itu, pedal rem akan terasa bergetar akibat aliran minyak rem yang dibuka tutup oleh peranti ABS. Oleh karena itu, kampas rem juga ikut menjepit dan melepas cakram, semua itu terjadi dalam waktu yang sangat cepat.

Berbanding terbalik dengan rem ABS, untuk mobil yang belum memiliki ABS, cara pengeremannya tidak boleh dilakukan dengan cara menginjaknya begitu saja,  perlu dikocok.

Karena jika pengereman pada mobil non-ABS dilakukan dengan cara langsung menginjaknya secara dalam, nantinya itu dapat membuat ban terkunci. Alhasil, permukaan ban akan selip dan menyebabkan mobil meluncur tanpa terkendali. (E-002/BBS)***