TURTLES JR. Sukses pada Sidang Pengadilan Musik

100

Maraknya pemain musik dengan berbagai genre di tanah air sudah tidak bisa dihitung oleh jari. Berkembang dalam menciptakan karya terbaiknya.

Seperti acara musik satu ini, yaitu Bandung Underground yang telah mencapai puncak kejayaannya sewaktu GOR Saparua secara berkala jadi tempat menggelar acara perhelatan musk.

Inilah tempat yang menjadi titik api Bandung Underground, dan TURTLE Jr termasuk salah satu nama yang di baptis menjadi wakil generasi terbaik Bandung Underground.

We are not artist, we just try to exist in hell”.  Kalimat ini menjadi pembuka perkenalan salah satu band cadas Kota Bandung. Band keras kepala ini mengusung warna musik punk hardcore dan menamai dirinya dengan sebutan TURTLES JR.

TURTLES.JR adalah salah satu yang terbaik pada genre scene punk. Selama malang melintang di kancah musik independent sejak 1992, mereka tidak pernah berhenti naik turun panggung dan menjadi salah satu band paling sibuk yang ada di industri punk lokal.

Tetapi, apakah mereka benar-benar bisa membuktikan dan mempertanggungjawabkannya?, DCDC Pengadilan Musik memutuskan untuk memanggil TURTLES JR ke persidangan.

Mereka dituntut mampu memaparkan visi dan misi dari segala hal yang berkaitan dengan perjalanan bermusik TURTLES JR. Mereka juga harus membuktikan bahwa karya mereka memang memiliki kualitas yang layak untuk di konsumsi oleh publik.

Akhirnya mereka lolos dari vonis, dan melewati beberapa pertanyaan dari JPU Pidi Baiq, Budi Dalton, Man Jasad sebagai hakim, Edi Brokoli sebagai panitera, Yoga PHB dan Badick Of Filth sebagai pembela di persidangan DCDC Pengadilan Musik yang berlokasi di Kantin Nasion, Jalan Ambon Bandung, pada Jumat 6 April 2018.

Pada kesempatan tersebut Sigit Prasetyo selaku perwakilan DCDC mengatakan, bahwa i TURTLE JR  yang merupakan band punk legend Bandung  merasa sebagai  band besar dan asetnya Kota Bandung. Mereka telah menyelesaikan tour di Bali, Sumut, Malaysia & Thailand.

Menurut keterangan,  sebenarnya band-band yang telah lulus kurasi buat diangkat ke pengadilan music bersifat free, karena pengadilan musik mengkurasi band yang punya karya-karya kreatif.

  Sementara itu Sarah Saputri , salah satu musisi dari Sarah ‘n Soul, menyebutkan,  event pengadilan musik adalah sebuah program acara yang sangat bagus, dimana para musisi mengapresiasi musisi lainnya baik itu karya, dari sisi video klipnya dan banyak lainnya.

Pengadilan musik  juga menjadi salah satu media untuk teman-teman musisi memperkenalkan hasil karyanya, jadi ini salah satu acara yang harus disupport oleh  masyarakat dan pelaku musiknya.

“Sarah ‘n Soul sendiri pernah ada tawaran  tampil di pengadilan musik, tapi karena pihaknya belum siap,  ya bersabar  buat teman-teman musisi yang belum dipanggil mungkin next time kalo pengadilan musik terus berjalan, mungkin semuanya kebagian kog makanya terus kita support acara ini,” ucap Sarah.

Selama 25 tahun TURTLES JR berkarir sempat berganti beberapa personil, namun mereka tetap berkarya hingga melahirkan 5 album sampai sekarang.

Musik yang sekarang dimainkan merupakan perjalanan panjang yang telah melewati banyak tahapan.

Tujuan dibuatnya album ini, sekaligus pembuktian bahwa TURTLES JR masih tetap berkarya walaupun dengan formasi barunya, yaitu pada drummer (Boentar), vokalis ( Boodfuck), bassist ( Dohem), gitaris (Buux). (E-009) ***