Menikmati Kuliner Perdesaan Di Cagar Budaya Lengkob yang Penuh Misteri

121

Cagar Budaya Lengkob  di Dusun Karangbungur Desa Bangun Karya Kecamatan Langkap Lancar Kab.Pangandaran. Obyek ini bisa ditempuh sekitar 25 km dari Pangandaran dan 30 km dari Banjarsari.

Cagar Budaya Lengkob memiliki potensi wisata alam  yang masih bisa dikembangkan , seperti goa Lengkob yang penuh dengan misteri ,berjiarah ke situs Eyang Aji Pusaka asali Demak, berjiarah ke patilasan Rangpurna Keryi, melihat kegiatan petani gula aren yang mengolah gula secara tradisional serta menyusuri bendungan air.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Cagar Budaya Lengkob bersama keluarga disediakan rest area untuk menikmati keindahan alam dan kuliner khas desa.

Kegiatan yang dapat dilakukan di cagar budaya lengkob:

  • Caving
  • Hiking
  • Berenang disungai
  • Hammocking
  • Berjiarah
  • Menikmati keindahan alam
  • Area  selfie
  • Jelajah bukit
  • Camping

Destinasi wisata Cagar Budaya Lengkob tidak hanya menawarkan keindahan alam namun wisatawan dapat menikmati berbagai kuliner khas, melihat keseharian para petani gula aren yang sedang beraktivitas.

Serta mengetahui berbagai sejarah  Situs Lengkob. Berwisata ke Pangandaran banyak menawarkan Wisata Alam yang terdapat nilai – nilai sejarah    untuk diketahui dan dipelajari.

Di Cagar Budaya Lengkob, diantaranya di Goa Lengkob yang memliki misteri dan sejarah. Sturuktur Goa  ini cukup menarik dan sangat Indah. Suasana alam yang tenang dan masih alami di sekitarnya akan membuat Anda merasa nyaman.

Kemudian berjiarah ke Situs Eyang Aji Pusaka dari Demak , pemandu wisata yang berada disini akan  menjelaskan tentang sejarah Eyang Aji Pusaka dari Demak yang bisa berada  di tempat ini tersebut. Ada banyak kisah – kisah unik yang bisa Anda ketahui saat berziarah ke situs Eyang Aji Pusaka

 Berijiarah ke Patilasan Rangpurna Kernyi. Siapakah sosok Rangpurna Kernyi ? Mungkin  akan penasaran dan bertanya – tanya tentang nama tersebut. Untuk hal ini , pemandu wisata akan menjelaskannya.

Sebagaian masyarkat Kab. Pangandaran yang tinggal di daerah perbukitan atau desa – desa pedalaman khusunya Langkaplancar menjadikan gula aren sebagai salah satu mata pencahariannya.

Orang – orang Pangandaran umumnya sering menyebut profesi tersebut dengan sebutan “Tukang Nyadap” , artinya orang yang berprofesi mengambil air  bunga kelapa untuk dijadikan bahan pembuatan gula yang diolah secara tradisional , tapi berkualitas. (E-001) ***