Rahasia Sukses Industri Kosmetik Korea

156

THE Face Shop, Innisfree, Nature Republic, Etude House, Tony Moly, adalah segelintir brand kosmetik Korea yang sekarang banyak dilihat di pusat-pusat perbelanjaan. Soal peminat, jangan ditanya. Di Indonesia, merek-merek di atas punya banyak sekali penggemar.

Tak heran kalau beberapa produk sampai sulit didapat karena sering ludes terjual. Begitu pun dengan penjualan online atau jasa titipnya, yang tidak kalah laris manis.

Ternyata, popularitas produk kosmetik Korea ini tidak hanya sampai di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Pantas saja kalau make up Korea jadi barang ekspor terbesar ketiga di Negeri Ginseng itu.

Padahal sebelumnya, industri kosmetik dunia dikuasai habis-habisan oleh Prancis dan Amerika Serikat. Lihat saja merek-merek macam L’Oreal, Este Lauder, Sephora, atau Clinique, yang hampir selalu ada di mal-mal besar Indonesia.

Bagi Anda K-Beauty, ini 6 rahasia sukses industri kosmetik di Negeri Gingseng yang harus Anda ketahui, dikutip BB dari Hipwee.

  1. Didorong popularitas K-drama dan K-pop

Popularitas K-Pop dan K-Drama membawa pengaruh kuat dalam industri kecantikan secara global.

Apalagi kalau lihat fans seleb Korea yang bisa begitu fanatiknya. Nonton drakor atau video klip k-pop setiap hari, membuat mereka secara tidak sadar terdorong buat memiliki paras seperti idolanya, yang seolah tanpa cacat itu.

Dari fakta tersebut, bisa ditebak apa yang mereka lakukan selanjutnya. Yaitu mencari tahu produk kosmetik yang digunakan oleh para tokoh. Tak heran kalau K-Beauty jadi bisa merajai pasar.

  1. Didukung pemerintah

Berbeda dengan pemerintah Indonesia yang tak begitu menaruh perhatian sama industri kecantikan lokal. Pemerintah Korea mendukung habis-habisan bisnis satu ini.

Salah satu bentuk dukungan pemerintah Korea adalah dengan membebaskan produk kosmetik dari pajak. Mau ekspor, ya ekspor saja, makanya harganya bisa jauh lebih murah dibanding produk-produk AS atau Eropa.

  1. Bawa pendekatan baru soal kecantikan

Mungkin ini jadi rahasia kenapa kulit orang Korea mulus-mulus. Sebab, sekali membersihkan wajah, seseorang harus memakai 10 produk. Meski tak wajib, ini sudah menjadi standar bagi warga Korea.

Sedangkan dulu orang hanya mengetahui cleanser, toner, moisturizer. Kalau di Korea ada yang namanya essence, ampoule, sampai sheet mask.

Meski tahapan membersihkan wajah ala Korea sebanyak itu ternyata tidak malah bikin perempuan malas meniru, justru penasaran untuk mencoba.

  1. Dipakai banyak beauty vlogger atau blogger

Tak bisa bisa dipungkiri, kalau keberadaan beauty vlogger atau blogger terkenal juga membawa pengaruh kuat di dunia kosmetik.

Ulasan-ulasan mereka soal produk K-Beauty menarik orang buat mencoba hal yang sama. Bahkan perusahaan kosmetik di sana sebenarnya tak perlu bikin iklan mahal-mahal, endorse saja influencer terkenal.

  1. Kemasan yang menarik

Kemasan atau tampilan dari kosmetik merupakan hal yang pertama kali dilihat oleh seseorang sebelum membeli barang. Perusahaan kosmetik Korea tak mau menyia-nyiakan ini.

Mereka sangat memperhatikan desain packaging produknya, mulai dari bentuk, gambar, sampai warna. Bahkan interior tokonya saja harus dibuat selucu mungkin, biar menarik pembeli

  1. Menggunakan bahan-bahan yang unik

Perusahaan kosmetik Korea ternyata banyak memelopori produk yang dibuat dari bahan-bahan alami yang tidak biasa.

Pernahkah Anda bayangkan produk kecantikan berbahan ekstrak siput, bintang laut, susu keledai, atau racun lebah? Memang kedengarannya menjijikkan, tapi produk Korea banyak dibuat dari bahan-bahan tersebut.

Namun Anda tak perlu khawatir, setiap perusahaan kosmetik di sana punya divisi riset dan pengembangan yang gila-gilaan.

Setiap tahun saja mereka biasa menghabiskan USD 100 juta hanya untuk riset. Wajar produk yang dihasilkan jadi bisa terdepan di pasar global. (C-003)***