Penerbangan Komersil Husein Akan Dialihkan Ke BIJB Kertajati

171

BISNIS BANDUNG- Seluruh penerbangan komersil di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung,   akan dipindahkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Hal tersebut  sejalan dengan kehadiran BIJB Kertajati merupakan  solusi penerbangan yang selama ini selalu menumpuk di Bandara Husein Sastranegara maupun di Soekarno-Hatta.

Pengalihan rute penerbangan dari Husein ke BIJB Kertajati bisa dilakukan  secara bertahap.  BIJB tentunya bakal membukka rute-rute penerbangan baru, sedangkan rute-rute lama secara perlahan dialihkan ke Bandara Kertajati.

“Kami berharap, atas nama provinsi, salah satu harus tutup, Husein harus tutup, supaya full di sini,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, belum lama ini kepada wartawan.

Menurutnya, kehadiran BIJB Kertajati akan menjadi solusi penerbangan yang selama ini selalu menumpuk di Husein Sastranegara maupun di Soekarno Hatta.

Aher  mengatakan yakin Bandara Kertajati sudah siap dalam melayani penerbangan domestik maupun internasional. Maka dari itu, pengalihan rute penerbangan dari Husein ke Kertajati diyakini menjadi solusi kepadatan lalu lintas udara di Jawa Barat.

“Ketika menambah rute penerbangan, di Husein sudah tidak mungkin lagi, rute lama perlahan dipindah ke sini, rute baru dimunculkan di sini hingga nanti ada kesepahaman yang akan dituangkan dalam kesepakatan,” katanya.

Diakuinya, meski belum 100 persen rampung, namun untuk sisi bisnis harus mulai berjalan. Dikatakannya, ada dua tahap lagi yang harus dikerjakan untuk menyempurkan bandara tersebut.

“Ini baru tahap satu, ada tahap dua dan tahap tiga. Jadi sambil berlayar bikin kapal. Ini jalan terus dan harus disempurnakan sambil jalan,” katanya.

BIJB juga  nantinya akan terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban, Subang, yang saat ini masih dalam proses pembangunan. Ia juga berharap pembangun

an tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan segera rampung, sebagai akses menuju Kertajati.
“Mudah mudahan 2019 akhir atau 2020 awal (Tol Cisumdawu) rampung, tinggal dikebut,” ucap Aher.

Terharu

Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengaku terharu menyaksikan pendaratan perdana Pesawat Indonesia-1 Presiden RI Jokowi Widodo di Bandara Internasional Jawa Barat, Kecamatan Kerjati, Kabupaten Majalengka, Kamis (24/5).

“Saya melihat langsung pendaratan perdana Pesawat RI-1 di lantai tiga Bandara Kertajati untuk pertama kalinya, saya terharu, saya bahagia,” kata Ineu Purwadewi Sundari, ketika dihubungi melalui telepon, Kamis.

Dia bersyukur  pendaratan perdana Pesawat RI 1 Presiden tersebut menjadi penanda beroperasinya Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, di Kabupaten Majalengka.”Pendaratan perdana Pesawat R-1 di Bandara Kertajati merupakan wujud keberpihakan Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan bandara di Provinsi Jawa Barat dan daerah lainnya di Indonesia,” tuturnya.

Ineu mengaku terharu sekaligus bahagia karena pihaknya ingat betul perjuangan dirinya saat masih menjadi Sekretaris Komisi IV DPRD Jabar periode sebelumnya terkait pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Kabupaten Majalengka.

“Ini adalah bukti kerja keras semua pihak untuk menyelesaikan Bandara Kertajati hingga akhirnya berdiri di depan mata kita hari ini,” katanya seraya menyatakan optimistisnya  ke depannya Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati,  bisa mendokrak perekonomian masyarakat setempat dan sekitarnya. Airbus 320 Batik Air menjadi pesawat komersil pertama yang melakukan pendaratan di BIJB Kertajati Majalengka.

 Pendaratan Batik Air ini menjadi  penerbangan bersejarah sebagai tanda dibukanya penerbangan komersil di bandara tersebut. Pesawat Airbus 320 tersebut mendarat pada pukul 16.15 WIB setelah melakukan penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, yang membawa rombongan perangkat kepala daerah di Majalengka.

Tak lama setelah itu, mendarat pesawat kedua dari maskapai Garuda Indonesia sekitar pukul 17.00 WIB. Pesawat tersebut membawa rombongan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sejumlah kepala dinas, serta anggota DPRD Jabar.(B-002)***