Merata Tiap Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Pajak Kendaraan Bermotor Capai 50 %

109

BISNIS BANDUNG– Pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) saat ini telah mencapai lima puluh persen dari yang telah ditargetkan, ungkap  Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari,  saat melakukan kunjungan kerja ke UPTD Rancaekek, Kabupaten Bandung.

“Kami melihat di tengah tahun 2018  ini rata-rata tiap kabupaten/kota sudah hampir mencapai lima  puluh persen, harapannya mereka terus melakukan inovasi kinerja tentunya sesuai dengan target. Seperti tahun lalu mereka bisa melampaui yang  ditargetkan tahun ini,” ungkap Ineu pekan ini.

Ineu menambahkann, selain pihaknya mendorong untuk dilakukannya berbagai  inovasi guna meningkatkan peningkatan pendapatan ia pun berharap proses  penentuan target agar realistis.

“Dengan jumlah kendaraan yang semakin banyak tentunya harapan targetnya akan semakin tinggi kemudian perolehan penerimaan dari pendapatan pajak  ini semakin bagus” kata Ineu.

“Tentunya ini juga akan berjmabs kepada kepentingan masyarakat di lima  belas kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung ini,” ujarnya.

Sementara itu Kasi Penerimaan dan Penagihan UPTD Rancaekek Anto Suwadi mengatakan, kunjungan kerja dari DPRD Provinsi Jawa Barat ini  adalah  wujud perhatian DPRD Jabar.

“Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi pelaksanaan kegiatan kami di tahun  2018 adapun yang menjadi target bisa kami realisasikan,” katanya.

Anto menyebut, pihanya sejauh ini sudah dapat melakukan upaya untuk meminilamisir kendala-kendala yang terjadi.”Terkait kendala yang terjadi kami alhamdulillah sejauh ini masih bisa  dieliminir, minimal kita sudah membuat upaya apa yang menjadi tanggung  jawab kita, ” katanya.

Capai target

Anggota Komisi III DPRD Jabar, HE Kusnadi  mengapresiasi capaian pendapatan dari sektor pajak di Jawa Barat yang pemerimaannya lebih dari 50 persen dari target seperti yang dicapai Kabupaten Pangandaran.

“Seperti penerimaan pajak di Kabupaten Pangandaran, itu sudah lebih dari 50 persen dari target penerimaan 2018 sebanyak Rp74,73 miliar. Ini hasil yang memuaskan dan kami apresiasi,” jelasnya.

Kusnadi mengatakan, pencapaian pendapatan provinsi yang bersumber dari penerimaan pajak sudah mencapai 50 persen merupakan hasil yang cukup memuaskan dan hal tersebut dapat menjadi motivasi untuk mendorong laju pembangunan di Jawa Barat.

“Hasilnya sangat memuaskan dan ini membuka harapan bagi Jawa Barat untuk mendukung target-target pembangunan yang akan mensejahterakan masyarakat. Harapan kami pada Desember 2018 sudah rampung bisa mencapai target bahkan melebihi target” kata dia.

Ia menuturkan beberapa waktu lalu, melakukan kunjungan kerja ke kantor UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Pangandaran dan Ciamis.

Ia menambahkan, dalam kunjungan kerja tersebut pihaknya selain melakukan evaluasi serta pengawasan juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Jawa Barat terkait kesadaran masyarakat membayar pajak terutama pajak kendaraan bermotor dan pajak-pajak lainnya.

“Dengan demikian bisa terlihat hasil pengumpulan pajak yang sesuai dengan target ditentukan oleh APBD. Dari mulai target dan realisasi semua terkontrol, sehingga pelaksanaan realisasi di setiap daerah bisa dilaksanakan sesuai dengan apa yang diharapkan,” katanya.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat lainnya yaknj Hj Dede T Widarsih berharap UPTD P3D Kabupaten Pangandaran bisa terus berinovasi membuat berbagai program layanan yang dapat memudahkan masyarakat wajib pajak dalam membayar pajak.

Sementara itu, Kepala UPTD P3D Kabupaten Pangandaran Achmad Antony mengatakan saat ini penerimaan pajak di Kabupaten Pangandaran telah lebih dari 50 persen dari target penerimaan 2018 sebanyak Rp74,73 miliar.(B- 002)***