SATGAS Citarum Harum Tutup Paksa Ipal Komunal Milik 24 Pabrik

94

Satgas citarum harum sektor tujuh,mengecor secara paksa,saluran limbah yang membuang limbah cair secara langsung di kawasan cisirung,kecamatan dayeuhkolot,kabupaten bandung.padahal,saluran limbah ini merupakan saluran legal milik dua puluh empat pabrik di kawasan tersebut,namun petugas terpaksa menutupnya karena seluruh pabrik yang membuang limbah tidak melalui ipal komunal,dan langsung ke aliran sungai citarum.

Tim satuan tugas citarum harum sektor tujuh,kembali menutup saluran limbah cair bersama atau ipal komunal,milik dua puluh empat pabrik yang ada di kawasan cisirung,dayeuhkolot,kabupaten bandung, jawa barat.

Petugas mengalami kesulitan menutup saluran limbah berupa pipa yang ditanam di aliran anak sungai citarum ini, karena  di pipa berada di kedalaman dua setengah meter.untuk mensiasatinya, petugas harus melemparkan bebatuan dan pasir, agar semakin dangkal dan mudah untuk dilakukan pengecoran.

Tak hanya membuat aliran anak sungai tersebut semakin dangkal, petugas juga melakukan penyedotan air sungai berwarna hitam dan bau yang sudah tercemar air limbah, dengan menggunakan mesin penyedot air. petugas kemudian melakukan pengecoran pada aliran sungai, tempat pembuangan limbah dua puluh empat pabrik tersebut.

Komandan sektor tujuh citarum harum,kolonel  purwadi mengatakan,pihaknya sudah memantau saluran pembuangan limbah ini sejak akhir maret lalu.dirinya juga pernah melaporkan kepada pemerintah daerah dan kepolisian, namun tidak digubris. setelah mendapat persetujuan dari deputi empat menko maritim, akhirnya saluran pembuangan limbah cair ini ditutup secara paksa.

Hasil pengecoran,akan kembali dibuka apabila kedua puluh empat pabrik yang membuang limbah cair ke saluran tersebut sudah membenahi sistem pembuangannya,melalui ipal komunal,yang sudah tersedia. hingga kini, tim satgas citarum harum sektor tujuh sendiri sudah menutup sedikitnya tiga belas saluran limbah siluman yang ada di wilayahnya.

Rezytia prasaja, bandung tv.