Editha Afni Pratiwi, Senang Jalan-jalan

68

BERBICARA masalah prestasi, rasanya bukan hal yang baru lagi bagi gadis cantik bernama lengkap dr. Editha Afni Nur Pratiwi S.Ked atau akrab disapa Ditha .

Gadis yang lahir di Tasikmalaya, 11 Februari 1996 ini, tercatat pernah  menjadi Winner Singing Contest Se-Priangan Timur tahun 2013, Winner  Vocal Competition National Level Tahun 2015 di Universitas Indonesia, Mojang Wakil II Kota Tasikmalaya 2015, Brand Ambassador Queenshe Wedding Package, Meraih penghargaan Aktris Tebaik dan Film terbaik “Jari Manis” di Festival Film Tasikmalaya, dan masuk Nominasi pada Festival Film Jawa Barat, Mahasiswa Berprestasi Fakultas Kedokteran UNJANI tahun 2017,  Narasumber Word AIDS day di Bandung dan Duta Polda Jawa Barat  2017.

Mojang Jawa Barat 2016 ini  mengaku, memiliki hobi bernyanyi, menulis, travelling serta mencari  kegiatan baru.

“Oh… ya… karena sejak kecil saya sudah dikenalkan dengan musik. Akhirnya menyukai musik juga. Meskipun saat ini saya berprofesi sebagai dokter , dunia musik tidak saya tinggalkan,” terang penyuka warna putih dan jenis warna soft, Sabtu (14/1).

Penikmat makanan khas Sunda ini, bercerita bahwa ia suka menulis, sejak masih di bangku SMP. Bahkan pernah mencoba membuat novel, namun sampai saat ini ia belum berani menerbitkannya.

“Disamping itu saya senang jalan-jalan, karena suka melihat alam dengan pandangan luas. Seperti hidup tanpa ada beban. Sesibuk apapun saya, selalu menyempatkan waktu untuk berkelana ke sebuah tempat. Entah itu pantai, gunung, bukit dan segala hal tentang alam, tanpa peduli jika kulit saya akan menghitam setelah itu,” ucapnya.

Pemilik motto “Do the best and God will do the rest.” ini bercerita bahwa ia senang mencoba hal baru. Seperti “akting” sekalipun tidak pernah mengikuti kelas akting ataupun model. Tetapi ia mengaku  sangat tertarik di dunia tersebut. Meskipun pada akhirnya tidak bisa mendedikasikan diri, pada hal tersebut karena kesibukan di rumah sakit.

“Harapan saya ke depan, ingin segera membalas budi kedua orang tua saya yang telah banyak  berkorban untuk diri saya. Bahkan ketika ingin menjadi dokter yang dapat membantu masyarakat serta meneruskan beberapa impian yang belum saya capai,” terang sulung dari dua bersaudara.

Lulusan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Bandung angkatan 2014 dan lulus tahun 2017 ini mengaku bahwa sejak kecil ia memang ingin menjadi dokter. Karena menurutnya pekerjaan dokter itu hebat, dari mulai  menentukan penyakit hingga mengobatinya.(E-011) ***