DPRD Siap Jalin Sinergitas Bersama Pasangan Rindu

69

BISNIS BANDUNG– DPRD Provinsi Jawa Barat  menyatakan siap menjalin sinergitas dengan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 terpilih M Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

“Kami siap bersinergi dan berkoordinasi dengan Pasangan Rindu (M Ridwan dan Uu Ruzhanul Ulum) untuk membangun Jawa Barat yang lebih baik lagi,” kata Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, di Bandung, baru-baru  ini.

Menurut dia, terpilihnya Pasangan Rindu sebagai pemenang Pilgub Jawa Barat 2018 tidak terlepas dari peran serta atau partisipasi pemilih atau rakyat Jawa Barat.

Ia mengatakan partisipasi pemilih di Pilgub Jawa Barat 2018 pantas diapresiasi karena meningkat menjadi 71 persen.

“Alhamdulillah partisipasi masyarakat meningkat ini artinya upaya yang dilakukans semua pihak terkait telah berhasil dalam mensukseskan Pilkada Jabar 2018,” kata dia.

Selain itu, lanjut Ineu, partisipasi pemilih di Pilgub Jawa Barat 2018 juga cermin atau penanda kedewasan masyaramat dalam bersikap menentukan pilihan politiknya.

Ia menuturkan DPRD Jawa Barat  telah menggelar rapat paripurna istimewa tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 yakni M Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

“Setelah saya menerima salinan surat keputusan tersebut maka kami menyelenggarakan rapat paripurna istimewa  dalam rangka mengumumkan paslon pemenang di Pilgub Jawa Barat 2018,” kata Ineu.

Politisi perempuan dari Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat ini menilai Pilgub Jawa Barat 2018 berlangsung lancar dan kondusif meski sebelumnya banyak orang mengkhawatirkan terjadinya konflik.

Perkuat lobi

Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil bersama Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum mulai diperkenalkan ke unsur legislatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tahapan tersebut merupakan kelanjutan dari penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

Sehari sebelumnya, Selasa 24 Juli 2018 KPU Jawa Barat secara resmi telah menetapkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dengan perolehan suara terbanyak sebagai Pasangan Terpilih. Penetapan dilakukan setelah dipastikan tidak adanya gugatan atas Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 di Mahkamah Konstitusi.

Sebagai tindak lanjut seusai “dikenalkan” di DPRD, Ineu menuturkan, hasil rapat paripurna tersebut kemudian  disampaikan kepada pemerintah pusat.

Di tempat yang sama, Ridwan Kamil menuturkan, perkenalan itu menjadi komitmen eksekutif dan legislatif dalam membangun Jawa Barat. “Saya senang, karena bertemu dengan politikus yang semula berseberangan, kami bertemu dalam satu wadah silaturahmi. Pilkada masa lalu, ke depan mari sama-sama membangun Jabar, itu komitmen kami setelah bertemu anggota dewan di sini,” katanya.

Dia menambahkan, dalam membangun Jabar, dia akan meningkatkan lobi ke pemerintah pusat yang selama ini dinilainya kurang optimal. Dia mencontohkan Sumatera Utara dengan APBD tidak besar, tapi menerima bantuan pusat puluhan triliun, karena mengoptimalkan lobi ke pemerintah pusat.

“Saya ingin kalau APBD kita tidak cukup, harus ada sistem untuk lobi pemerintah pusat, termasuk membuat kerja sama dengan luar negeri,” kata dia.

Menurut dia, jika semua urusan mengandalkan APBD, padahal APBD hanya 10 persen dari kemampuan membangun negeri ini, maka sebagai pemimpin ia harus inovatif. “Saya tidak akan menjadi pemimpin yang sifatnya administratif,  tapi pemimpin  yang multi dimensi dimana ada rezekinya untuk Jabar akan saya kejar, keluar negeri, ke pusat, itu yang saya sebut inovasi,” kata dia.

Sementara itu, Uu Ruzhanul Ulum mengaku lega setelah DPRD mengumumkan penetapan gubernur dan wagub terpilih 2018 hari ini. “Saya lega, legitimasi sudah punya, tinggal menunggu pelantikan. Sambil menunggu pelantikan saya bekerja sebagai bupati Tasikmalaya,” katanya.(B-002)***