Jabar Harus Melobi Pusat dalam Peningkatan PAD

86

BISNIS BANDUNG- DPRD Jawa Barat akan segera melakukan percepatan pembangunan infrastruktur terutama pelabuhan, seperti direncanakan saat ini  segera memiliki pelabuhan internasional Pelabuhan Patimban di Subang.

“Insya Allah setelah kita mempunyai Pelabuhan Patimban, pajaknya akan ke kita dan mudah-mudahan ini akan menaikkan PAD. Pabrik-pabrik manufakturing  di Bekasi  dan Purwakarta itu juga sama perpajakannya diambil oleh DKI karena kantor pusatnya di DKI,” kata pimpinan badan anggaran (Bangar) yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar, Irfan Suryanegara ketika menerima  pimpinan Bangar DPRD Provinsi Kalimantan Barat di Bandung.

Menurut Irfan,  DPRD Jawa Barat juga akan melakukan koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat terpilih untuk melakukan langkah-langkah peningkatan PAD.

“Kami ingin mencoba dengan gubernur baru nanti bagaimana melobi pajak-pajak ini masuk ke Jawa Barat karena pabrik-pabriknya ada di Jawa Barat,” kata Irfan.

DPRD Jawa Barat berbagi ilmu untuk meningkatkan pendapatan dan mempercepat pembangunan daerah serta pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 dengan Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalimantan Barat.
Kunjungan tersebut  dilakukan untuk mendapatkan masukan terkait pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018.

Dia mengatakan Provinsi Kalimantan Barat memiliki banyak potensi namun belum mampu mengoptimalkan potensi tersebut.

“Provinsi Kalbar mengeluhkan bahwa mereka mempunyai penghasilan karet, sawit, dan sebagainya tapi mereka tidak mendapatkan penghasilan. Ini sama dengan kita ketika kita tidak mempunyai pelabuhan ekspor ini pajaknya diambil oleh DKI di Pelabuhan Priok,” katanya.(B-002)***