DPRD dan BNN Kompak Cegah Peredaran Narkoba

121

BISNIS BANDUNG-  Guna menanggulangi  pencegahan peredaran penyalahgunaan narkoba, DPRD  Jabar  menjalin kerja sama secara intens dengan  Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat.

Ketua DPRD Jabar, Ineu  Purwadewi  Sundari  menyatakan  prihatin  atas  kondisi peredaran zat haram tersebut yang kini sudah sampai di daerah perdesaan.

“Tentunya DPRD berharap bisa bekerjasama terkait program-program misalnya sosialisasi dampak negatif dari narkoba di tingkat desa-desa. Kalau ada kesempatan dan ada kegiatan di daerah DPRD Provinsi Jawa Barat akan berkerjasama dengan BNN,” ucapnya kepada wartawan usai menerima kunjungan silaturahmi Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat, Senin (10/9/2018).

Menurutnya, upaya penanggulangan dan pemberantasan peredaran narkotika tidak bisa hanya dilakukan BNN namun harus seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
Oleh karena itu, Ineu menyambut baik kerjasama dengan BNN Jawa Barat. Dewan akan ikut mensosialisasikan dampak negatif dari narkoba, juga memberikan buku-buku terkait bahaya narkoba kepada masyarakat.

“Nanti DPRD bisa memyampaikan bahaya narkoba dalam berbagai kegiatan, seperti reses dan lainnya,” kata Ineu.

Lebih lanjut Ineu menjelaskan, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga membahas rencana pembentukan Peraturan Daerah terkait narkotika. “Dengan luas wilayah dan jumlah pendudukan yang besar sehingga berbanding lurus dengan potensi penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” ucap Ineu.

Sementara itu, Kepala BNN Sufyan Syarif permasalahan narkoba harus diantisipasi seluruh elemen masyarakat. Selain pedesaan, narkoba juga sudah menyentuh lingkungan sekolah.
Dia berharap masyarakat paham modus peredaran narkoba serta melakukan perlawanan masif. Bergerak bersama melakukan pencegahan dari sindikat narkoba serta tindakan penyembuhan bagi para korban.

“Perlu adanya peraturan yang mengikat bagi suluruh masyarakat ataupun pemerintah yang melaksanakan perlawanan terhadap narkoba dalam berbentuk Perda. Kami sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari DPRD Provinsi Jawa Barat untuk mendorong program-program anti narkoba,” ucapnya.(B-002)***