Delegasi Jepang Bahas Potensi Ekonomi Jabar

100

BISNIS BANDUNG- Ketua DPRD  Jawa Barat,  Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi, kunjungan kerja  para pejabat  Delegasi Prefektur Shizouka Jepang, dan  berharap melalui kerjasama  tersebut  dapat melahirkan suatu hubungan yang baik antara  Pemprov  Jabar  dengan Prefektur Shizouka.

Ia berharap, pembahasan  rencana kerjasama yang akan dilakukan Pemprov dengan Prefektur Shizouka Jepang dapat menciptakan program-program yang dapat menghadirkan dampak positif bagi pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat di dua provinsi tersebut.

Hal itu dikemukakannya ketika  menerima kunjungan kerja Delegasi  Prefektur Shizouka, Jepang di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Jawa Barat, Jumat (14/9/) membahas rencana kerja sama, semisal sektor ekonomi, pariwisata  dan pendidikan.

Pimpinan Parlemen Shizouka Jepang Kazuhiko Taga menjelaskan, pihaknya akan segera melaporkan dan melakukan pembahasan lebih lanjut dengan Pemerintah Shizouka. Hingga sampai saat ini kerjasama yang terjalin antara Shizouka dan Provinsi Jawa Barat tengah memasukin proses MoU.

“MoU sudah dijalin tetapi untuk lebih konkritnya ke depan akan kita pikirkan.  Selain itu terlepas dari MoU,  sudah ada tujuh perusahaan dari shizouka yang memiliki pabrik di wilayah Provinsi Jawa Barat khususnya di kawasan industri, ” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat beberapa kerjasama akan segera dilakukan salah satunya terkait kerjasama di sektor pendidikan. Kerjasama tersebut berbentuk pertukaran mahasiswa, khususnya di bidang teknologi.

Selain itu Kazuhiko Taga menyebut suksesnya Jepang di bidang industri tak terlepas dari konsep Monozukuri. Monozukuri sendiri merupakan istilah kata dari bahasa Jepang yang berasal dari kata “mono” berarti produk atau barang dan  “zukuri” berarti proses pembuatan, penciptaan atau produksi. Sehingga dalam proses kerjasama yang dijalin pihaknya akan mencoba mengajarkan konsep tersebut pada Jawa Barat.(B-002)***