Ratusan Guru Honorer Mogok Kerja Tolak Permenpar RB

1177

Ratusan guru honorer sekecamatan lembang, kabupaten bandung barat, mogok kerja. aksi tersebut sebagai bentuk penolakan, terhadap peraturan kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi, terkait kriteria penetapan kebutuhan pns dan seleksi cpns tahun 2018, yang dirasa memberatkan guru honorer.

Setidaknya 328 guru honorer yang mengajar di sejumlah sekolah dasar di kecamatan lembang, kabupaten bandung barat, mogok kerja. aksi tersebut akibat di tahun 2018, kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi, menerbitkan permenpan rb nomor 36 tahun 2018, tentang kriteria penetapan kebutuhan pns, serta pelaksanaan seleksi cpns 2018. permen tersebut dirasa memberatkan guru honorer, dengan masa pengabdian lebih dari 35 tahun.

Selama mendedikasikan hidup untuk mengajar di sekolah, para guru honorer merasa was-was. hal tersebut karena, guru honorer yang memiliki sk hanya dari kepala sekolah, statusnya tidak tetap atau gtt, yang bisa tergeser atau bahkan dipecat, karena munculnya angkatan baru.

Salah satu guru honorer mengatakan, dirinya merasa berat harus meninggalkan mengajar anak-anak di sekolah untuk ikut mogok kerja. tapi, menurutnya, hak sebagai tenaga pendidik harus segera terwujud. pasalnya, dedikasi serta loyalitas untuk dunia pendidikan dirasa tidak kurang.

Sementara itu, koordinator forum guru honorer kecamatan lembang menilai, aksi mogok kerja wajar, mengingat gaji guru honorer saat ini berkisar antara 300 sampai 500 ribu rupiah perbulan, yang tidak sebanding dengan pengabdian mencerdaskan anak bangsa, yang telah berlangsung selama belasan bahkan puluhan tahun mengajar.

Mereka berharap, melalui mogok kerja ini, kesejahteraan guru honorer bisa diperhatikan pemerintah daerah maupun pusat.

Algi muhammad gifari, bandung tv.