Pahami Kode Velg Mobil Sebelum Menggantinya

120

Jika membahas soal fashion di dunia otomotif, selah tidak akan ada habis-habisnya. Apalagi jika bicara soal tren aksesoris mobil, terutama bagi pecinta modifikasi, akan semakin seru. Biasanya yang menjadi sasaran perbincangan di kalangan modifikator adalah velg.

Mengganti velg menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk membuat tampilan mobil jadi lebih menarik. Walau memang harus diakui, anggaran yang dibutuhkan untuk mengganti velg tidaklah  sedikit.

Di Bandung mencari velg bekas yang sesuai dengan kebutuhan modifikasi sangatlah mudah, karena banyak toko-toko variasi atau toko yang menjual velg bekas. Namun Anda harus cermat dalam membeli velg bekas terutama untuk velg model racing.

Seandainya akan mengganti velg mobil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pemilik mobil harus memahami angka atau kode yang tertera pada velg, seperti halnya pada  ban yang memiliki kode dan ukuran yang sama  perlu dipahami.

Biasanya kode velg terletak di bagian dalamnya. Sebagai contoh, ada velg yang memiliki kode 9 x 20, 5×120, dan ET +20. Angka 9 pada rangkaian 9 x 20 merupakan lebar pelek dalam satuan inci. Sementara angka 20 adalah diameter pelek dalam satuan inci. Jadi, velg tersebut memiliki diameter 20 inci dan lebar 9 inci.

Lantas, rangkaian kode 5×120 adalah PCD (Pitch Circle Diameter) dengan penjelasan seperti berikut. Angka 5 merupakan kode untuk menunjukkan jumlah baut, dan 120 merupakan jarak antar lubang baut roda pada velg dalam satuan milimeter (mm). Artinya, pelek tersebut memiliki 5 lubang baut dengan PCD 120 mm.

Sementara kode ET merupakan ukuran offset velg. Offset  untuk menunjukan seberapa besar permukaan tengah velg menjorok ke dalam atau ke luar. Jika dudukan baut velg berada tepat di tengah-tengah antara bibir luar dan bibir dalam, berarti velg tersebut memiliki offset 0.

Jika posisi dudukan baut velg lebih menjorok ke luar, berarti pelek memiliki offset positif. Sebaliknya, jika posisi dudukan roda cenderung ke dalam, berarti negatif. Dengan begitu, kode ET +20 mengartikan posisi dudukan baut roda pada velg bergeser ke luar sejauh 20 mm.

Menurut Deni Albar ,  pedagang velg baru dan bekas di sekitaran jalan Ibrahim Adjie Bandung, biasanya pemilik kendaraan jarang melakukan kesalahan dalam memilih ukuran velg, ban dan PCD, tetapi sering lalai dalam mengukur offsetnya dan baru diketahui setelah dipasang pada kendaraannya. (E-002)***